Ekonomi

Satu Bulan Toll Cisumdawu Beroperasi, Pedagang Ubi Cilembu di Jalur Cadas Pangeran Merugi

Pasca dibukanya Toll Cisumdawu Seksi 2 (Pamulihan-Sumedang Kota) dan 3 (Sumedang Kota-Cimalaka) pada 15 Desember 2022 lalu, para pedagang makanan khas Sumedang seperti Ubi Cilembu di Jalur Cadas Pangeran sepi pengunjung, lantaran banyak pengendara dari luar daerah melewati jalan Toll.

Salah satu pedagang, Enis Setiawati (26), yang sudah 12 Tahun berjualan Ubi Cilembu di Jalur Cadas Pangeran mengaku merugi karena dagangannya tidak laku.

“Dulu sebelum adanya pembukaan Toll Cisumdawu pendapatan masih cukup lumayan apalagi untuk hari Minggu dan Tanggal Merah, pendapatan para pedagang mencapai kurang lebih Rp1,5 Juta,” katanya kepada wartawan, Rabu (25/1).

Baca Juga :  Petugas PLN UP3 Sumedang Diterjunkan, Pohon Rawan Tumbang di Jalur Cadas Pangeran Dibersihkan

Namun menurutnya, setelah dibukanya Jalan Toll Cisumdawu para pedagang Ubi Cilembu di Jalur Cadas Pangeran mengeluh, karena kendaraan yang lewat berkurang 90% dan otomatis pendapatan sangat memprihatinkan.

“Sekarang saat adanya Toll yang jualan ada yang hanya seharian dari pagi sampe malam ada yang hanya dapat uang Rp12 Ribu,” katanya.

Ia menjelaskan, banyak para pedagang yang mengeluh, apalagi banyak orang yang jualan di sana mengandalkan makan dan kehidupan sehari-harinya bergantung dengan berjualan Ubi Cilembu di Jalur Cadas Pangeran.

Baca Juga :  Petugas PLN UP3 Sumedang Diterjunkan, Pohon Rawan Tumbang di Jalur Cadas Pangeran Dibersihkan
Kondisi Ubi Cileumbu yang lama tak terjual, akhirnya membusuk. (Foto : Istimewa)

“Belum lagi barang jualannya yang sering kebuang karena busuk lama tak terjual, ah pokonya mah miris kondisi saat ini, sebagian ada yang gulung tikar,” kata Enis.

Enis mengaku, dirinya sudah berjualan sejak masih duduk di bangku SMA. “Kalau saya mah udah lama dari masih SMA udah jualan di sini, sekitar 12 Tahunan,” katanya.

Kondisi Tape (Peuyeum) yang membusuk karena lama tak terjual. (Foto : Istimewa)
Baca Juga :  Petugas PLN UP3 Sumedang Diterjunkan, Pohon Rawan Tumbang di Jalur Cadas Pangeran Dibersihkan

Ia berharap, pedangang Ubi Cilembu yang ada di Jalur Cadas Pangeran ingin mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Harapan kami semua dari pedagang yang ada di Cadas Pangeran inginnya di tinjau oleh Pemerintah ke lokasi, dan ingin di berikan solusi yang terbaik dan mohon bantuannya bagaimana kami semua di sini agar tidak terus-terusan seperti ini, kasian kepada pedagang yang kesehariannya hanya mengandalkan jualan di tempat ini,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button