PeristiwaSumedangWado

Hujan Deras, Longsor Terjadi di Jalan Raya Wado-Malangbong

Hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup lama di wilayah Kabupaten Sumedang menyebabkan terjadinya longsor di Jalan Raya Wado-Malangbong, tepatnya di Dusun Bunter Desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado, Minggu (26/3) sekira Jam 17.30 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya longsor terjadi di Jalan Provinsi, Tembok Penahan Tanah bangunan SDN Bunter jebol.

Baca Juga :  Pegadaian Syariah Serahkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Angin Puting Beliung di Sumedang

“Ya, ada TPT yang jebol, longsoran tanah menutup sebagian Jalan Wado-Malangbong,” kata Atang saat dikonfirmasi awak media.

Ia menjelaskan, ada beberapa titik terjadi longsor di Sumedang bagian Selatan dan Dua titik yang terparah, Cimaningtin dan Bunter. “Kalau Cimaningtin longsor menimpa Jalan desa, kalau di Bunter Jalan Provinsi,” kata Atang.

Baca Juga :  8 Unit Rumah Terkena Longsor Di Paseh Sumedang

Atang menerangkan, tidak ada korban jiga dalam peristiwa ini, adapun satu titik longsor di Dusun Nagrak Desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado dimana satu keluarga diungsikan lantaran longsor menimpa rumahnya hingga temboknya roboh.

Saat ini sebanyak 15 orang petugas BPBD Sumedang sedang berada di lokasi kejadian. “Petugas sudah diterjunkan ke lapangan bersama-sama dengan unsur TNI/Polri, adapun untuk membersihkan material longsor di jalur provinsi kita terus koordinasi dengan pihak provinsi agar bisa mendatangkan beko,” kata Atang.

Baca Juga :  BPBD Pastikan Tak Ada Dampak Berarti Kala Sumedang Diguncang Gempa M 3,5

Longsor di Jalan Wado-Malangbong ini, kata Atang, tidak terlalu mengganggu aktivitas kendaraan yang lewat karena material longsor hanya menutupi sebagian kecil jalan sehingga diberlakukan sistem buka tutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button