Sumedang – Antusiasme warga di Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang terlihat tinggi saat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah serempak se-Kabupaten Sumedang yang dirangkaikan dengan Gebyar Sembako Dhuafa, Selasa (21/4/2026).
Sejak pagi hari, masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Sumedang ke-448. Kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Darmaraja dan diperuntukkan bagi warga dari enam kecamatan, yakni Darmaraja, Situraja, Cisitu, Wado, Jatinunggal, dan Cibugel.
Kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah tersebut membuat suasana semakin ramai, dengan antrean warga yang tertib menunggu giliran untuk membeli kebutuhan pokok. Selain itu, Pemda Sumedang juga menyediakan berbagai layanan, seperti administrasi kependudukan, layanan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta cek kesehatan gratis.
Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang istimewa karena selain sebagai bentuk kepedulian sosial juga dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Sumedang ke-448.
“Sesuai dengan tema Hari Jadi Sumedang ke-448 yaitu Simpatina Kadeuleu, Karampa, Karasa tentu mengandung makna yang sangat mendalam, bahwa setiap langkah pembangunan harus dapat terlihat nyata, terukur hasilnya dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya hadir sebagai program tetapi hadir sebagai solusi atas kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Pelaksanaan Gebyar Sembako Dhuafa dan Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan santunan berupa sembako kepada 242 penerima manfaat dari enam kecamatan oleh Baznas Kabupaten Sumedang.
Selain itu, diserahkan pula bantuan satu unit kursi roda dari Dinas Sosial Kabupaten Sumedang, bantuan rumah tidak layak huni dari PMI Kabupaten Sumedang, serta penyerahan program anak asuh peduli Darmaraja.
“Santunan ini merupakan bentuk nyata dari nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Terutama anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita perhatikan, kita lindungi dan kita berikan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Sumedang. Ia pun mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas Kabupaten Sumedang, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah bersama Baznas Kabupaten Sumedang serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini,” tuturnya.
Melalui momentum tersebut, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta menjaga persatuan dan kesatuan.
“Saya juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momen tertentu, tetapi menjadi bagian dari gerakan sosial yang hidup di tengah masyarakat dan dapat dijalankan oleh seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.







