Sumedang Borong Podium di Malabar Trail Run 2026, Taklukkan Medan Ekstrem Gunung Puntang
Bandung – Kontingen atlet lari asal Sumedang sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Malabar Trail Run 2026 yang berlangsung di Gunung Puntang, Minggu (19/4/2026).
Di bawah guyuran hujan dan medan licin, para pelari yang tergabung dalam komunitas Sumedang Runners ini berhasil membawa pulang dua trofi podium dan posisi papan atas.
Event yang mengantongi lisensi resmi International Trail Running Association (ITRA) dan Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) ini diikuti oleh 1.400 peserta dari berbagai penjuru tanah air hingga mancanegara.
Para atlet Sumedang yang digembleng di Grind Glory Training Camp ini turun di berbagai kategori jarak dengan tingkat kesulitan tinggi.
Fajar Nursidiq, yang juga merupakan pelatih di Grind Glory Training Camp, sukses mengamankan Podium 2 pada kategori 25K (Gunung Sangar) dengan total elevasi (EG) +1658m.
Sementara itu, Nia Agustin menyusul di posisi Podium 3 pada kategori yang sama, meski dirinya sempat mengalami kendala kram otot saat berada di tengah lintasan yang teknikal.
Prestasi lainnya diraih oleh Afifah Nur yang finis di posisi 4 besar (Potential Winner) pada kategori paling berat, yakni 42K (Gunung Mega) dengan EG +2587m. Afifah memulai start sejak pukul 01.00 WIB dini hari dan harus berjuang melawan cuaca ekstrem.
Di kategori 15K (Gunung Wangun), Abdul Jabar melengkapi keberhasilan tim dengan masuk dalam jajaran 9 besar.
Official Sumedang Runners, Gunawan, mengapresiasi kerja keras para atlet yang mampu bertahan dan menang di tengah kondisi alam yang tidak bersahabat.
Curah hujan yang tinggi membuat jalur menjadi sangat licin dan meningkatkan risiko cedera bagi para pelari.
“Prestasi ini tidak didapatkan dengan mudah, melainkan dengan dedikasi, disiplin, dan determinasi yang tinggi,” ujar Gunawan saat mendampingi para atlet di lokasi kegiatan, Minggu (19/4).
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pola latihan yang intensif dan kekuatan mental komunitas mampu mengantar atlet daerah bersaing di level bergengsi. Fajar Nursidiq pun mengaku bangga dengan hasil yang dicapai oleh timnya di ajang Malabar Trailrun tahun ini.
“Buah dari keringat, rasa lelah, dan pengorbanan materi terbayarkan dengan prestasi yang didapat. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang dan terus membanggakan kampung halaman. Harapannya, kami bisa meningkatkan prestasi yang sudah didapat ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” pungkas Fajar.