5 Pengendara Motor Tertimpa Pohon Tumbang di Kawasan Unpad Sumedang, 1 Orang Kritis
Sumedang – Sebuah pohon tumbang dan menimpa lima pengendara sepeda motor di kawasan samping Bank BJB, Pangkalan Damri, tepat di depan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (1/6/2026) malam sekitar pukul 18.50 WIB. Kelima korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Unpad untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari lima orang yang menjadi korban, satu orang dinyatakan dalam kondisi kritis, dua lainnya belum sadarkan diri dan diduga mengalami luka berat, sementara dua sisanya menderita luka ringan. Kelima korban tersebut di antaranya Naufal Ramadan Huda, Reza Renadi, Denna Maulana, Asep Wahab Sodikin, dan Andrean Abdul Saeful.
Saat kejadian berlangsung, warga sekitar segera berdatangan untuk membantu mengevakuasi para korban ke tempat aman. Tidak hanya itu, warga juga bahu-membahu memotong dan memindahkan potongan batang serta dahan pohon yang menutup jalan agar arus lalu lintas kembali lancar. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Jatinangor dan Babinsa Cikeruh tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi sisa pohon, serta mengumpulkan keterangan dari saksi mata dan pihak terkait.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), insiden ini diduga dipicu oleh rapuhnya akar pohon. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa saat pohon tumbang, kondisi cuaca sedang cerah, tidak ada angin kencang maupun hujan yang turun.
Ketua RW setempat, Kurniawan, menjelaskan bahwa jenis pohon yang tumbang itu diketahui sebagai pohon pelamboyan yang memang memiliki karakteristik rawan rapuh. “Memang, sebetulnya kalau pohon yang bagus kondisi itu masih kuat. Karena ini pohon pelamboyan kalau tidak salah memang rawan, rawan rapuh. Akarnya kurang kuat sepertinya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kabag Ops Polres Sumedang, Laksana Wijayanti, menyampaikan bahwa sebenarnya pihak pengelola lingkungan sudah melaporkan kondisi pohon tersebut dan rencananya pohon itu akan segera ditebang. Namun, nasib berkata lain sebelum rencana itu terlaksana, pohon tersebut sudah tumbang lebih dulu dan menimbulkan korban.
“Pohon ini sebenarnya sudah disampaikan oleh Pak RW terkait dengan penebangan pohon tersebut. Memang sudah dalam waktu dekat ini itu mau ditebang, tapi ya sebelum ditebang sudah tumbang sendiri mengakibatkan ada beberapa korban,” ujar Laksana.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi para korban masih terus dipantau secara ketat oleh tim medis di Rumah Sakit Unpad. Pihak berwenang juga mencatat bahwa penyebab utama pohon tumbang adalah ketidakkukuhan sistem akar, dan berencana meninjau pohon-pohon lain di sekitar lokasi yang memiliki kondisi serupa untuk mencegah kejadian yang sama terulang kembali.*







