Sumedang – Lapas Kelas IIB Sumedang melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa layanan pemeriksaan kesehatan gratis atau CKG bagi masyarakat sekitar dan keluarga warga binaan, Selasa (26/5/2026).
Kepala Lapas Kelas IIB Sumedang, Bima Ganesha Widyadarma menuturkan, bahwa kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga siang hari. Agenda yang merupakan program dari kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan itu, dilaksanakan di halaman depan Lapas Kelas IIB Sumedang bersama dengan Puskesmas Sumedang Selatan.
“Layanan kesehatan yang diberikan mencakup rangkaian pemeriksaan lengkap, mulai dari pendaftaran dan pengisian identitas, pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, anamnesa riwayat penyakit, hingga pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah. Peserta juga berkesempatan melakukan konsultasi medis dan mendapatkan pengobatan langsung dari dokter yang bertugas.” tuturnya.
Selain pemeriksaan fisik, tim medis dari Puskesmas Sumedang Selatan juga memberikan penyuluhan kesehatan, khususnya mengenai penyakit tidak menular seperti Diabetes Mellitus, serta menerapkan pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
Sebanyak 72 orang yang terdiri dari warga masyarakat RT 03 RW 06 Kelurahan Regol Wetan dan keluarga warga binaan turut memanfaatkan layanan ini. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, ditemukan satu orang warga yang terindikasi mengidap hipertensi dan satu orang lainnya terdeteksi memiliki Diabetes Mellitus.
Demikian, pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar sesuai rencana. Pihak Lapas Sumedang berharap kegiatan serupa dapat membantu mendeteksi penyakit tidak menular sedini mungkin, serta berperan aktif dalam mencegah, merawat, dan mengobati masyarakat sebelum kondisi kesehatan memburuk.
Berdasarkan pantauan Tahu Ekspres, dalam acara tersebut pihak lapas tidak hanya memberikan layanan kesehatan gratis, usai menjalani pemeriksaan, warga juga dipersilahkan untuk menikmati bubur kacang hasil olahan pegawai lapas secara gratis.
“Iya itu gratis juga. Jadi warga yang diperiksa dipersilahkan juga untuk menikmati hidangan sarapan, bubur kacang dari lapas. Kemudian, warga dibekali telur ayam sebanyak masing-masing 4 butir. Itu juga persembahan dari lapas, kami ini punya ternak ayam petelur juga kan di lapas.” tuturnya memungkasi.







