KesehatanPeristiwaSumedang

Pj Bupati Pastikan Ada Perubahan Menyeluruh Manajemen di RSUD Sumedang

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Pasca meninggalnya Ibu dan Anak saat proses persalinan beberapa waktu lalu, Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman menyambangi RSUD Sumedang dengan memimpin langsung Apel Pagi di halaman RSUD Kabupaten Sumedang Jawa Barat (Jabar), Senin (9/10/2023).

“Ya, baru saja saya memimpin apel pagi yang diikuti oleh 150 pegawai RSUD dari mulai perawat, dokter hingga pejabat struktural,” ucap Pj Bupati Herman.

Ia mengatakan, ada tiga hal yang harus di elaborasi pada apel tadi.
Pertama refleksi, jadi harus mengevaluasi apa yang sudah dilakukan RSUD Sumedang.

“Yang lebihnya akan tetap dijaga dan dipelihara. Namun, yang kurangnya akan perbaiki. Karena, memang tidak ada yang sempurna, kesempurnaan itu hanya milik Alloh. Yang paling penting semua sadar bahwa ada kekurangan. Dan kekurangan itu yang akan diperbaiki kedepannya,” ucap Herman.

Baca Juga :  Herman Suryatman: Platform Digital Jakarta Hanya Beda Kemasan dengan Sumedang

Kemudian, sambung Herman, yang kedua dirinya memberikan motivasi dan inspirasi. Apapun yang terjadi, itu sudah terjadi. Yang paling penting adalah bagaimana ke depannya.

“Bagaimana ke depannya?. Jadi, niatkan semuanya untuk beribadah. Lalu, niatkan untuk memberikan manfaat. Saya motivasi keluarga besar RSUD Sumedang seperti itu. Kalau niatnya ibadah, niatnya memberikan manfaat dengan hati yang hadir. Kalau sudah hati hadir, Insya Alloh tidak ada hal yang sulit, pasti ada solusi itu. Kalau hatinya tidak hadir, kan susah. Tidak bisa hanya pakai logika saja. Jadi yang pertama itu, hati harus hadir, baru logika,” terangnya.

Tak sampai disitu, kata Herman, karena RSUD merupakan public service yang langsung berhubungan dengan masyarakat. Terlebih, ada juga masyarakat paternalistik atau sebagian besar masyarakat yang sebagian tinggal di perdesaan, yang notabene hade goreng ku omong artinya bagus ataupun jelek harus dengan ucapan. Bahkan, someah hade kasemah artinya ramah kepada tamu.

Baca Juga :  Pj Bupati Sumedang Geram, Jangan Ada Lagi Sekolah yang Menerima Tabungan Siswa Secara Mandiri

“Insya Alloh manajemen RSUD Sumedang akan jauh lebih baik. Begitupun sarana dan prasarana akan terus dilengkapi. Termasuk teknologi informasinya akan terus ditingkatkan. Sehingga endingnya adalah pelayanan RSUD Sumedang yang cheaper, better dan faster. Lebih murah, lebih cepat, dan lebih baik,” tegasnya.

Selain itu, kata Herman, ruangan juga akan diperluas dan di tambah. Tempat tidurnya juga akan ditambah. Tapi tentu dalam waktu yang bersamaan RSUD Sumedang akan mengoptimalkan promosi dan upaya-upaya preventif kesehatan lainnya.

Baca Juga :  Penanganan Stunting, Pemda Sumedang Terima Bantuan Seribu Unit Smart Watch dari Kemendagri

“Saya imbau pula, Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Puskesmas, Kecamatan, hingga Desa, akan bahu membahu, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Disisi lain saya berharap, tingkat kunjungan ke rumah sakit ini harus menurun. Artinya masyarakatnya berada dalam kondisi sehat,” tuturnya.

Jadi, imbuh Herman, ikhtiar dari semuanya terus dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan serta meningkatkan index kesehatan masyarakat.

“Terkait parkir juga nanti akan ditata kembali. Saya akan cek ricek dan koordinasikan. Jadi manajemen rumah sakit itu menyeluruh, termasuk urusan satpam, semua akan tata. Jadi ini momentum yang baik untuk melakukan perubahan RSUD Sumedang secara menyeluruh,” tukas Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button