CimalakaPemilu 2024Sumedang

Memasuki Hari ke 5 Tahapan Kampanye Pemilu 2024, Panwaslu Cimalaka Pastikan Siap Siaga Lakukan Pengawasan

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Memasuki hari ke 5 tahapan kampanye Pemilu 2024 yang dimulai sejak tanggal 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024 nanti, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Cimalaka siap siaga melakukan pengawasan terhadap peserta maupun penyelenggara Pemilu.

“Tahapan masa kampanye saat ini, Panwaslu Kecamatan Cimalaka berpedoman pada UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Perbawaslu Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum PKPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang
Kampanye Pemilihan Umum, dan PKPU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas
PKPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum,” ujar Ketua Panwaslu Kecamatan Cimalaka, Idrus Supriyatna didampingi jajarannya kepada wartawan di Sekretariat Panwaslu Kecamatan Cimalaka Sumedang Jawa Barat (Jabar), Sabtu (2/12/2023).

Baca Juga :  Boss Persib Bandung dan Erwan Setiawan Meriahkan Milangkala ke 43 Desa Sekarwangi Sumedang

Perlu diketahui, sambung Idrus, bahwa di Kecamatan Cimalaka terdapat 189 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 47.029 orang.

Sedangkan jumlah Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumedang 2 sebanyak 117 orang. Caleg DPRD Jabar Dapil XI sebanyak 163 orang, dan Caleg DPR RI Sebanyak 133 orang.

Baca Juga :  Studium Generale di IKOPIN University Jatinangor, Jimly Asshiddiqie: Hak Konstitusional Warga Negara untuk Berkoperasi

“Olehsebab itu, kami mengajak semua pihak dari mulai jajaran Panwaslu Kecamatan, Pengawas Kelurahan Desa (PKD) dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan di masa tahapan Kampanye ini,” katanya.

Jadi, sambung Idrus, pengawasan Pemilu itu tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu, Panwaslu ataupun PKD saja. Tapi, dengan melibatkan semua pihak sebagai pengawas Pemilu partisipatif. Termasuk, para awak media agar bisa menjadi bagian dari pengawas
pemilu partisipatif.

“Namun, dalam pengawasan tahapan masa kampanye ini lebih mengedepankan pencegahan terlebih dahulu, baru penindakan.

Baca Juga :  Akibat Banjir, PLN Padamkan Sementara Pasokan Listrik di Ujungjaya Sumedang

Kami berharap, penyelenggara Pemilu ditingkat kecamatan juga dapat saling bersinergi. Menjaga netralitas, profesional, bersikap adil, dan melaksanakan kewajiban masing-masing sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Terlebih, terus melakukan koordinasi dengan semua stakeholder terkait di setiap tingkatan,” ucapnya.

Menurut Idrus, momentum Pemilu ini tidak hanya tanggung jawab salah satu pihak saja, melainkan tanggung jawab semua pihak. Untuk itu, dirinya meminta semua pihak untuk berperan aktif mewujudkan Pemilu yang berkualitas, jujur, adil, aman, tertib dan kondusif serta mewujudkan Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button