PeristiwaSumedang

Sejumlah Siswa Luka luka, Dua Kelas MTs Al Munawaroh Ciherang Sumedang Ambruk

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Sedikitnya 8 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Munawaroh Ciherang Sumedang Selatan menjadi korban tertimpa atap kelas yang ambruk dan langsung mendapatkan perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang Jawa Barat (Jabar), Senin (12/2/2024).

Humas RSUD Sumedang Rudianto membenarkan adanya peristiwa siswa tertimpa atap kelas yang ambruk tepatnya di kelas 9 dan kelas 8 MTs Al Munawaroh Dusun Ciawilarangan RT 02/RW 07 Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan.

Baca Juga :  Kecelakaan di Jalur Bandung–Cirebon Kecamatan Tomo, Motor dan Mobil Pengangkut Ayam Terlibat

“Sejumlah siswa yang menjadi korban masih mendapatkan perawatan secara intensif di IGD RSUD Kabupaten Sumedang pada pukul 09.55 WIB,” ujar Rudianto.

Ia melanjutkan, ke 8 siswa yang menjadi korban tertimpa reruntuhan atap itu mendapatkan luka-luka yang bervariatif. Mulai dari luka di bagian kepala, perubahan bentuk kaki, tangan, mata dan luka pada bagian tubuh lainnya.

“Mudah-mudahan para siswa ini lekas sembuh. Mereka masih terus mendapatkan perawatan secara intensif,” tukasnya.

Baca Juga :  6 Titik Longsoran Di Jalur Kawasan Desa Citengah, Tanah Tebing Setinggi 20 Meter Tutupi Badan Jalan

Sementara itu, Kepala Sekolah MTs Al Munawaroh Aep Faturohman menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat berlangsung kegiatan belajar mengajar.

“Secara tiba-tiba ruangan kelas 9 dan 8 di MTs Al Munawaroh roboh menimpa siswa. Ya roboh begitu saja, tidak ada angin dan hujan,” katanya.

Ia menerangkan, ruangan kelas yang roboh itu dibangun pada tahun 2013. Terlebih, robohnya bangunan itu tanpa ada sebab yang jelas. Mungkin saja dampak dari gempa yang beberapa waktu lalu terjadi di Sumedang.

Baca Juga :  6 Titik Longsoran Di Jalur Kawasan Desa Citengah, Tanah Tebing Setinggi 20 Meter Tutupi Badan Jalan

“Meski demikian, kami pastikan tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini,” katanya.

Dikabarkan, seluruh korban luka-luka berjumlah 31 siswa dari kelas 9 dan 8. Tercatat, luka ringan ada 10 orang, luka sedang berat ada 6 orang dan trauma tanpa luka ada 15 orang. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800