Halal Bihalal PGRI Sumedang, Wabup Fajar Dorong Penguatan Profesionalisme dan Sinergi Guru
Sumedang – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menghadiri acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sumedang, yang dilaksanakan di Sekertariat Gedung PGRI, Selasa (28/4/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Ketua PGRI Kabupaten Sumedang, para Ketua PGRI Kecamatan Se-Kabupaten Sumedang, dan tamu undangan lainnya.
Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan PGRI Kabupaten Sumedang memiliki potensi yang sangat besar, dengan jumlah anggota yang mencapai kurang dari 12.000 orang mulai dari guru TK hingga SMA.
“Dari jumlah tersebut, sekitar 5.225 anggota tercatat aktif dan ke depan tentu kita berharap partisipasi ini terus meningkat, termasuk keterlibatan guru PPPK sebagai bagian dari kekuatan pendidikan di Sumedang,” ujarnya.
Menurut Wakil Bupati hal tersebut menunjukan bahwa PGRI bukan hanya organisasi profesi, tetapi juga merupakan pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya bidang pendidikan.
“Saya berharap, PGRI mampu menjadi rumah besar yang merangkul dan mengayomi seluruh guru di Kabupaten Sumedang, selama tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku, serta menjunjung tinggi profesionalisme dan etika organisasi,” harapnya.
Ia juga berpesan agar PGRI, baik ditingkat kabupaten maupun kecamatan, dapat terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung berbagai program yang telah dirancang, walaupun setiap daerah memiliki dinamika dan kondisi yang berbeda.
“Oleh karena itu, kami mendorong agar PGRI kecamatan dapat berperan aktif dan konstruktif dalam mengimplementasikan program-program PGRI kabupaten, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah,” ungkapnya.
Ia mengajak kepada seluruh jajaran PGRI untuk terus menjaga profesionalisme, meningkatkan kompetensi, serta menjadi teladan ditengah masyarakat. Karena menurutnya di tangan para gurulah, masa depan generasi Sumedang dibentuk.
“Kami memohon maaf apabila selama ini pemerintah Kabupaten Sumedang belum optimal dalam memberikan perhatian dan pemenuhan kebutuhan, khususnya bagi guru PPPK dan honorer,” pungkasnya.







