Peristiwa

Ular King Kobra Masuk Dapur di Buahdua, Dievakuasi Warga dan Dilepasliarkan Kembali

Sumedang – Seekor ular jenis king kobra masuk ke dapur rumah warga di Dusun Curug RT 10 RW 03, Desa Hariang, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang. Ular berbisa itu berhasil dievakuasi warga dalam waktu sekitar 20 menit dan kemudian dilepasliarkan jauh dari permukiman.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (4/5) sekitar pukul 21.00 WIB. Penghuni rumah, Ogi Sukmana (32), mengatakan ular pertama kali diketahui oleh ibunya saat hendak ke kamar mandi.

“Waktu itu saya lagi di kamar, terus mamah saya mau ke kamar mandi. Tidak lama kemudian mamah teriak, ‘Ogi ada ular besar’,” kata Ogi melalui pesan singkat, Selasa (5/5/2026).

Mendengar teriakan tersebut, Ogi langsung menuju dapur untuk memastikan. Saat dilihat, ular berukuran besar itu sudah bersembunyi di atas rak kompor.

“Saya langsung kaget, pas dilihat ularnya sudah ngumpet di atas rak kompor,” ujarnya.

Mengetahui adanya ular berbahaya, keluarga kemudian berupaya meminta bantuan. Sang ibu membangunkan tetangga sekitar, sementara Ogi menghubungi adiknya yang sedang berada di luar rumah.

“Sambil ngawasi ular takut kabur, saya telepon adik saya yang lagi ngopi sama teman-temannya,” ucapnya.

Tak lama kemudian, warga, kerabat, dan teman-teman berdatangan ke lokasi. Mereka kemudian menyusun strategi untuk mengevakuasi ular tersebut.

Proses penangkapan dipimpin oleh Jajang Dafa, yang merupakan adik ipar dari adik Ogi. Dengan peralatan seadanya, ular king kobra itu berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban.

“Langsung bikin strategi, lalu mulai penangkapan. Alhamdulillah berhasil diamankan,” kata Ogi.

Ia menyebutkan, kemunculan ular diduga dipicu oleh kondisi cuaca. Sebelumnya, wilayah tersebut diguyur hujan sepanjang hari.

“Sepertinya muncul setelah hujan seharian,” ujarnya.

Setelah berhasil ditangkap, ular tersebut kemudian diamankan sementara dan pada Selasa pagi dilepasliarkan kembali ke lokasi yang jauh dari permukiman warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800