AgamaSosialSumedang

Ketua LPBH NU Sumedang Salurkan Bantuan Hewan Kurban 3 Ekor Sapi dan 6 Kambing

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Sebagian besar umat muslim pada momentum hari raya Idul Adha 1444 Hijriyah menjadi ajang untuk berlomba lomba untuk menggapai kebaikan. Salahsatunya, kiprah Ketua Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) Kabupaten Sumedang, Jandri Ginting SH. MM. MH., yang setiap tahunnya acapkali menyalurkan bantuan hewan kurban untuk masyarakat hingga komunitas dan lainnya.

“Alhamdulillah, saya masih bisa berbagi dengan sesama. Meski tidak banyak, tapi Insya Alloh selama saya mampu, akan terus dilaksanakan setiap momen Idul Adha kedepannya,” ujar Jandri Ginting yang juga bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Jawa Barat (Jabar) Dapil XI dari DPC PKB Sumedang kepada Tahu Ekspres di Sumedang Jabar, Sabtu (1/7/2023).

Menurut Jandri, pada momentum Idul Adha 1444 Hijriyah kali ini, dirinya telah menyalurkan sebanyak 3 ekor Sapi dan 6 ekor kambing di berbagai wilayah seperti, Jatinangor, Darmaraja, Situraja, Ganeas, Sumedang Selatan, termasuk di PCNU Sumedang.

“Mudah-mudahan menjadi catatan amal kebaikan dan mendapat ridho Alloh SWT,” katanya.

Selain itu, kata Jandri, Idul Adha merupakan salah satu hari besar Islam dan sangat identik dengan kurban. Umat Islam di seluruh dunia beramai-ramai melakukan penyembelihan hewan ternak yang telah ditentukan sesuai syari’at seperti Kambing, Domba, Sapi, Kerbau, hingga Unta.

“Ketika melakukan ibadah kurban, kegiatan ini menjadi tanda rasa syukur kepada Alloh SWT atas segala nikmat yang telah diberikan. Kemudian, cara manusia bersyukur kepada Alloh SWT adalah dengan melakukan sesuatu yang diperintahkan dan menjauhi segala larangan-Nya,” terang Jandri.

Tak sampai disitu, sambung Jandri, Ibadah kurban juga memiliki dua dimensi pokok, selain berhubungan dengan Alloh SWT sebagai landasan iman dan ketakwaan, juga dengan sesama manusia sebagai bentuk kepedulian sosial. Hal itu dikarenakan daging kurban tidak hanya dikonsumsi diri sendiri melainkan sebagian besarnya dibagikan kepada orang yang membutuhkan.

“Ibadah kurban sejatinya mencontoh keikhlasan Nabi Ibrohim AS ketika diuji oleh Alloh SWT untuk menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail AS yang pada akhirnya digantikan dengan seekor kambing. Berkaca dari peristiwa itu, bisa dimaknai bahwa sebagai manusia dituntut harus tabah dan ikhlas ketika diberikan ujian oleh Alloh SWT,” tukas Ketua LPBH NU Kabupaten Sumedang, Jandri Ginting. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button