Peristiwa

Kapolres Sumedang: Tidak Ada Tawuran, Para Pelajar Ini Kedapatan Membawa Sajam

TAHUEKPRES, SUMEDANG – Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan menepis adanya tawuran antar pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di wilayah hukum Polres Sumedang yang terjadi pada Selasa (25/10/2022) kemarin.

“Para pelajar tersebut kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) yang berhasil diamankan oleh warga setempat. Kemudian dilaporkan dan digelandang ke Mapolres Sumedang guna dimintai keterangan lebih jauh,” ujar Kapolres AKBP Indra Setiawan kepada wartawan di Sumedang Jawa Barat (Jabar), Rabu (26/10/2022).

Baca Juga :  Irwansyah Putra: Hadapi Pilkada Sumedang, Tak Menutup Kemungkinan Adanya Koalisi PPP dan PDI Perjuangan

Lebih jauh Kapolres menjelaskan, dari keterangan yang didapat bahwa kedua pelajar yang diamankan karena membawa sajam tersebut, menantang duel pelajaran lainnya yang hendak pulang sekolah di lingkungan Ciateul Kelurahan Kota Kulon. Namun, ajakan duel itu tidak diladeni oleh ketiga pelajar yang hendak pulang tersebut.

“Awalnya, dua pelajar itu menantang duel tiga pelajar yang hendak pulang sekolah. Tetapi ajakan tersebut, tidak diladeni oleh ketiga pelajar tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Rapat Pleno Penetapan Hasil Pemilu 2024, Golkar Sumedang Semakin Gemilang Raih 10 Kursi di Parlemen

Kemudian, lanjut Indra, peristiwa itu diketahui warga. Bahkan, ada warga yang melihat salah satu pelajar itu membawa sajam dan berhasil mengamankannya.

“Warga kemudian menghubungi anggota kami, dan pelajar yang kedapatan membawa sajam tersebut diamankan dan telah dimintai keterangan,” ucap Kapolres.

Bagi pelajar yang membawa sajam tersebut, imbuh Indra, pihaknya telah memanggil pihak sekolah serta orang tuanya.

“Karena masih dibawah umur, tentunya tidak dapat diproses hukum dan kami berikan pembinaan. Dan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Bahkan, kami akan meningkatkan patroli kewilayahan,” tegasnya.

Baca Juga :  DPPKBP3A Kabupaten Sumedang Gencar Antisipasi Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Kapolres juga meminta, agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi di Media Sosial (Medsos) yang belum tentu kebenarannya.

“Di medsos kan ramainya ada tawuran. Nah, dengan adanya peristiwa ini kami mengimbau warga agar jangan menelan mentah-mentah informasi di medsos yang belum tentu kebenarannya,” pungkas Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button