Politik

Jika Terpilih jadi Pj Bupati Sumedang, Sekda Siap Jaga Netralitas Selama Tahun Politik

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman, mengaku siap jaga netralitas selama Tahun Politik di 2024 jika dirinya terpilih menjadi Penjabat (Pj) Bupati Sumedang. Saat ini dirinya diusulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumedang ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadi Calon Pj Bupati Sumedang pengganti kepemimpinan transisi Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan yang akan habis masa jabatannya pada 20 September 2023 mendatang.

Herman diusulkan DPRD Sumedang bersama 2 orang lainnya, yaitu mantan Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dan Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Kemenpora, Sanusi.

Di tahun 2024, merupakan tahun politik karena akan digelar Pemilihan Legislatif (DPD RI, DPRD, DPR RI) dan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden pada Februari 2024 dan juga Pemilihan Bupati/Wakil Bupati, Gubernur/Wakil Gubernur pada November 2024.

Baca Juga :  Duduki 12 Kursi di DPRD Sumedang, Caleg Perempuan Diharapkan Perkuat Program Kaumnya

Sejak habis masa jabatan Dony-Erwan pada 20 September 2023, Kepemimpinan di Kabupaten Sumedang akan diisi oleh Pj Bupati sampai terpilih Bupati/Wakil Bupati Sumedang yang baru pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024.

Herman Suryatman, merupakan pejabat yang saat ini digadang-gadang bakal meneruskan kepemimpinan Dony-Erwan selama satu tahun kedepan dimasa transisi politik.

“Yang terhormat DPRD Sumedang memberikan kepercayaan kepada saya diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk menjadi Calon Pj Bupati Sumedang. Yang pertama tentu saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya untuk DPRD, dan Insya Allah apabila ditugaskan oleh negara dan Sumedang memanggil, saya siap. Nanti kita tunggu saja proses dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Herman di Ruang Kerjanya, Kantor Pusat Pemerintahan Sumedang, Kamis (10/8).

Baca Juga :  Penjabat Bupati Sumedang Herman Suryatman Hari Ini Dilantik Jadi Sekda Jawa Barat

Sebagai seorang birokrat, saat ini Herman mengaku fokus bekerja sebagai Sekda. Terkait dengan proses pemilihan Pj Bupati, saat ini masih menunggu proses di Kemendagri.

“DPRD sudah menyampaikan, Provinsi sudah menyampaikan, sekarang ada di Kementrian Dalam Negeri, kita tunggu saja,” kata pria yang pernah menjabat Lurah ini.

Sebagai seorang Sekda, saat ini dirinya diberi tugas untuk membantu Bupati dan Wakil Bupati mengkoordinasikan SKPD, merumuskan kebijakan, serta mengkoordinasikan pelaksanaan dan evaluasi program.

“Decision makernya, Pak Bupati, disupport oleh Pak Wakil Bupati. Kita tuntaskan Sumedang Simpati sampai 20 September 2023, kalau Tahun Anggaran sampai Desember 2023. Jadi saya profesional, di birokrasi pemerintah,” kata Herman.

Baca Juga :  Ini Kiprah Herman Suryatman Hingga Menjabat Sekda Jabar

Ia mengaku, selain diusulkan oleh DPRD Sumedang, dirinya juga diusulkan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat, dalam hal ini Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Pemprov Jabar memberikan kepercayaan juga. Saya salah satu yang diusulkan juga oleh Pemprov untuk menjadi Pj Bupati Sumedang,” terang Herman.

Ia juga mengaku siap jika nanti terpilih menjadi Pj Bupati Sumedang untuk menjaga netralitas selama tahun politik. “Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, ASN itu netral, itu aja. Itu mah sudah standar. Tidak ada kaitannya dengan Pj Bupati, sama standar harus dipegang oleh ASN dalam kontestasi politik, baik Pilpres, baik Pilkada, Pileg, ASN harus netral,” katanya.

Saat ini dirinya sebagai Sekda Sumedang, terus berupaya untuk memberikan kinerja yang terbaik bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button