Olahraga

Galih Kartasasmita Siap Bina dan Kembangkan Esport Sumedang

Ada 4 game yang dipertandingkan (FF, PUBG, ML dan PES 2021) dan di ikuti 580 peserta.

Dewan Pembina Galih Muda Berdaya, Galih Dimuntur Kartasasmita bersedia membina dan mengembangkan Esport di Kabupaten Sumedang. Hal itu disampaikan Galih saat membuka acara Galih Esport Tournament yang digelar di Sumedang Creative Centre, pada Hari Sabtu (23/9).

Galih Menyebut bahwa Esport di Sumedang belum berkembang. Padahal, kehadiran Esport telah menjadi bagian dari olahraga pada umumnya seperti sepakbola, volly dan olahraga lainnya

“Kalau teman-teman serius, saya akan membentuk tim Esport di sini (Sumedang). Tapi harus serius, jangan hanya main-main,” jelas Kang Galih sapaan akrabnya.

Menurutnya, perkembangan Esport yang begitu pesat harus disambut baik dengan mencetak atlet-atlet profesional yang membanggakan bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Galih Kartasasmita : Jatigede Berpotensi Jadi Penopang Ekonomi di Sumedang 

“Atlet-atlet profesional itu saya harap lahir dari Sumedang,” ujar Bacaleg DPR RI dari Partai Golkar Dapil Jabar IX ini.

Galih menambahkan, era hari ini jauh berbeda dengan era dulu. Kalau dulu, bermain game dikesankan sebagai pemalas dan pengangguran. Hari ini, bermain game mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah melebihi karyawan kantoran.

Sebanyak 580 peserta mengikuti Galih Esport Tournament di Gedung Sumedang Creative Center, Sabtu (23/9).

Lebih lanjut, Galih menceritakan bahwa salah seorang atlet Esport mampu menghasilkan 15.000 dolar atau sekitar 240 juta rupiah setiap bulan.

Baca Juga :  Galih Kartasasmita : Jatigede Berpotensi Jadi Penopang Ekonomi di Sumedang 

“Setiap bulan ratusan juta loh, bayangkan. Berapa tahun gaji UMR itu,” tegasnya.

Kepada seluruh peserta, Galih berpesan agar Esport ini tidak hanya dimaknai sebagai game hiburan. Tapi harus dikembangkan agar mencetak atlet-atlet Esport profesional yang mampu menghasilkan nilai ekonomi.

“Saya tahu teman-teman ini suka main game, tapi saya berharap jika teman-teman hobi memainkan itu, diseriusi. Jadikan itu sebagai profesi di kemudian hari,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta Esport Tournament, Nanda (19) menyambut baik tournament ini. Menurutnya, tournament ini menjadi wadah bagi ia beserta timnya untuk mengasah skill sekaligus menjadi pertandingan pertamanya bersama tim.

Baca Juga :  Galih Kartasasmita : Jatigede Berpotensi Jadi Penopang Ekonomi di Sumedang 

“Ini pertama kali saya dan tim ikut tournament, semoga saya dan tim bisa lebih solid dan lebih profesional lagi dalam menekuni hoby ini. Mohon doanya semoga tim kami yang menang,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kegiatan Galih Esport Tournament Sumedang ini diikuti oleh 580 peserta. Ada empat perlombaan yang dipertandingkan, diantaranya game PUBG, Mobile Legend, Free Fire, dan PES 2021. Para pemenang akan memperebutkan hadiah senilai total puluhan juta rupiah. Kegiatan ini disponsori oleh SAMINDO dan Coca-cola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button