Modus Minta Minum Saat COD, iPhone 16 Pro Max Milik Warga Cimalaka Raib Dibawa Pembeli
Sumedang – Seorang warga Perumahan Griya Cimalaka, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, menjadi korban dugaan penipuan saat transaksi jual beli telepon genggam secara cash on delivery (COD). Sebuah iPhone 16 Pro Max iBox 512 GB miliknya raib dibawa kabur oleh pria yang mengaku sebagai pembeli.
Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Griya Cimalaka Blok 13 pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 19.55 WIB. Korban diketahui bernama Ihsan Fadhillah.
Ihsan mengatakan pelaku awalnya menghubunginya melalui Facebook dan menyatakan minat untuk membeli iPhone yang sedang dijualnya. Pelaku kemudian datang langsung ke rumah korban untuk melakukan transaksi secara COD.
“Pelaku datang ke rumah untuk melihat handphone yang saya jual. Awalnya dia mengaku serius ingin membeli,” kata Ihsan kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).
Menurut Ihsan, saat berada di rumahnya, pelaku sempat meminta minum. Padahal saat itu sudah tersedia air mineral dan kopi.
“Dia meminta minum. Ketika saya masuk ke dalam rumah untuk mengambilkan air, diduga saat itulah handphone dimasukkan ke dalam tas yang dibawanya,” ujarnya.
Setelah korban kembali, pelaku berpura-pura memasukkan ponsel ke dalam kotak kemasannya. Namun tanpa disadari korban, perangkat tersebut diduga sudah lebih dulu disimpan di dalam tas pelaku.
Tak lama kemudian, pelaku beralasan hendak mengambil barang yang tertinggal di sepeda motornya. Kesempatan itu kemudian digunakan untuk melarikan diri.
“Dia bilang mau mengambil barang ke motor. Setelah keluar rumah, pelaku langsung kabur membawa handphone saya,” ungkap Ihsan.
Akibat kejadian tersebut, iPhone 16 Pro Max yang hendak dijual korban berhasil dibawa kabur. Pelaku disebut datang seorang diri menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna hitam.
Ihsan mengaku kemudian memperoleh informasi mengenai dugaan aksi serupa yang pernah terjadi di wilayah Bandung dan Cimahi. Selain itu, seorang penjual handphone di Kecamatan Darmaraja juga mengaku pernah didatangi pembeli mencurigakan dengan ciri-ciri yang sama.
“Saya mendapat informasi ada kejadian serupa di Bandung dan Cimahi. Bahkan di Darmaraja juga ada penjual handphone yang sempat didatangi orang dengan ciri-ciri yang sama,” katanya.
Menurut Ihsan, setelah dilakukan pencocokan dengan rekaman CCTV milik penjual di Darmaraja, kendaraan dan penampilan orang yang datang dinilai memiliki kemiripan.
“Saat dicocokkan dengan rekaman CCTV, motor yang digunakan dan penampilannya terlihat sama,” ujarnya.
Ihsan menyebut pelaku memiliki ciri-ciri tinggi sekitar 170 sentimeter, bertubuh agak gemuk, berbibir tebal, serta berambut sedikit ikal dengan bagian ujung rambut diwarnai.
Ia berharap pelaku segera tertangkap agar tidak kembali melakukan aksi serupa terhadap penjual handphone lainnya.
“Saya berharap pelaku bisa segera ditemukan karena saya khawatir akan ada korban lain dengan modus yang sama,” pungkasnya.



