Thursina Cup 1 Resmi Digelar, 16 SD/MI se-Tanjungmedar Adu Bakat di Mini Soccer
Sumedang – Turnamen Mini Soccer Antar SD/MI se-Kecamatan Tanjungmedar bertajuk Thursina Cup 1 Tahun 2026 resmi dibuka di Lapang Desa Kamal, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 10-11 Juni 2026, diikuti 16 sekolah yang terdiri dari 14 SD dan 2 MI putra-putri.
Pembukaan turnamen dilakukan oleh Camat Tanjungmedar, Bubun Aliminsyah, serta dihadiri unsur Forkopimcam, Ketua PGRI, K3S, Ketua Yayasan Thursina, Karang Taruna, dan para kepala sekolah peserta.
Ketua Pelaksana, Cecep Hasanudin, mengatakan turnamen tersebut digelar untuk mengembangkan bakat olahraga siswa sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) Yayasan Thursina.
Menurutnya, kegiatan itu mendapat respons positif dari berbagai pihak karena memberikan ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga.
“Luar biasa kegiatan ini direspons positif oleh para pihak, apalagi sebagai upaya mengarahkan anak-anak jangan sampai kecanduan gadget sehingga perlu kegiatan yang positif, salah satunya olahraga sepak bola mini,” ujar Cecep.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan turnamen bermula dari masukan Ketua Yayasan Thursina, Fathurrahman, yang menginginkan sosialisasi PPDB dilakukan melalui kegiatan yang meriah dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Camat Tanjungmedar, Bubun Aliminsyah, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang melibatkan pelajar tingkat dasar dari berbagai sekolah di wilayahnya.
“Kegiatan ini sangat luar biasa. Kami berharap ke depan lahir bibit-bibit pemain sepak bola dari Tanjungmedar yang mampu berprestasi, bahkan hingga menjadi pemain tim nasional Indonesia,” kata Bubun.
Turnamen Mini Soccer Antar SD/MI se-Kecamatan Tanjungmedar Thursina Cup 1 Tahun 2026 dipusatkan di Lapang Desa Kamal dan menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet sepak bola usia dini di Kecamatan Tanjungmedar.
Selain mempererat silaturahmi antarsekolah, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong siswa lebih aktif dalam kegiatan olahraga dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai.


