PeristiwaSumedangSumedang Selatan

Dituduh Culik Anak Hingga Dihajar Massa di Tasik, Pria Asal Sumedang ini Ternyata Berkebutuhan Khusus

Seorang pria berkebutuhan khusus asal Lingkungan Lio RT 02 RW 06 Kelurahan Cipamengpeuk, Kecamatan Sumedang Selatan, dituduh menculik anak yang terjadi di Sukapancar, Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, pada Hari Jumat, 20 Januari 2023.

Videonya sempat viral di sosial media, saat Aep (35) sedang dihakimi massa karena diduga menculik anak di Kabupaten Tasikmalaya.

Pihak keluarga Agus Syariffudin (31), memberikan klarifikasi terkait peristiwa tersebut, menurutnya, Aep sejak lahir memang berkebutuhan khusus, mohon maaf, tidak bisa berbicara juga mendengar. Aef terlahir dari keluarga yang tidak mampu.

Baca Juga :  Agus Muslim Terpilih Menjadi Ketua Askab PSSI Kabupaten Sumedang

Aep terbiasa pergi keluar rumah, biasanya tidak jauh, hanya pergi ke Alun-alun Sumedang, tidur disana kemudian pulang lagi kerumah.

Cuma belakangan, menurut Agus, Aep juga sempat pergi 20 hari tidak pulang-pulang dan ditemukan di Garut. “Sempat pergi jauh ke Garut 20 hari, karena tidak tahu jalan pulang, jadi ia tidak bisa pulang,” katanya kepada wartawan, Rabu (25/1).

Baca Juga :  Hore! Kepala Desa di Sumedang Bakalan Punya Motor Operasional Baru, Yamaha Nmax?

Namun terakhir, kata Agus, Aef tidak ada dirumah sudah 23 hari, pihak keluarga juga mencarinya, tiba-tiba mendapat kabar dihakimi massa di Tasikmalaya hingga babak belur karena diduga menculik anak.

“Aef disini memang suka main sama anak kecil, ngasuh, ngurek, main layang-layang, sudah biasa sama anak kecil. Namun karena mungkin di daerah orang lain, orang tidak mengenalnya, saat dia main sama anak kecil malah dituduh culik,” katanya.

Baca Juga :  Diulang Dua Kali, Otong Terpilih Jadi Ketua DPK APDESI Sumedang Selatan Periode 2023-2028

Saat ini, Aef sudah dipulangkan kerumahnya, untuk sementara pihak keluarga juga tidak mengijinkan Aef keluar rumah lantaran masih trauma takut kejadian seperti itu terulang.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button