HukumKejahatanKriminal

Bawa Sajam Lalu Ribut Berebut Penumpang di Depan PT Kahatex, Sopir Angkot di Cimanggung Ditangkap Polisi

Sumedang — Seorang sopir angkutan kota berinisial AS alias Baron diamankan jajaran Polres Sumedang setelah terlibat keributan yang disertai kepemilikan senjata tajam di depan PT Kahatex Pintu 6, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Tanwin Nopiansah melalui Kanit Resum Ipda Arief Setiawan mengatakan peristiwa tersebut bermula dari perselisihan antar sopir angkot yang berebut penumpang di kawasan industri tersebut.

“Posisi si pelaku berebut penumpang karena pekerjaan si pelaku ini merupakan supir angkot. Berebut penumpang dengan salah satu rekan supirnya, di mana terlibat cekcok dan adu mulut di depan PT Kahatex pintu enam,” kata Ipda Arief saat diwawancarai Tahu Ekspres di Mako Polres Sumedang, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga :  Todong Airsoft Gun lalu Tusuk Korban saat COD HP, Pelaku Pembunuhan di Girimukti Dibekuk Polisi

Menurut Ipda Arief, situasi kemudian memanas ketika pelaku mengeluarkan senjata tajam untuk mengancam rekannya.

“Salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa pisau yang digunakan untuk menakut-nakuti dan menyerang rekan supir yang satu. Pada saat itu terjadi keributan, di situ diamankan oleh petugas yang sedang melakukan pengamanan terkait premanisme pembagian THR di PT Kahatex,” ujarnya.

Sejumlah Sajam yang Berhasil Diamankan Polisi dari Tangan Sopir Angkot yang Cekcok karena Berebut Penumpang (Foto : Istimewa)

Petugas yang berada di lokasi langsung mengamankan pelaku dan melakukan penggeledahan terhadap barang bawaannya. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan tiga bilah pisau.

“Pada saat diamankan, kami melakukan penggeledahan terhadap tas yang dibawa oleh terduga pelaku. Ditemukan tiga bilah pisau. Tiga bilah pisau di tangan pelaku dan kondisi pelaku pada saat itu dalam keadaan mabuk, sehingga oleh petugas diamankan menggunakan mobil patroli ke Polsek Cimanggung untuk dilakukan pelaporan awal, kemudian dibawa ke Polres Sumedang,” tuturnya.

Baca Juga :  Elf dan Truk Pengangkut Batu Terlibat Kecelakaan di Dekat Exit Tol Cisumdawu Karapyak Sumedang

Ia menambahkan, keributan tersebut terjadi saat salah satu sopir membawa keluarganya ketika sedang menarik penumpang.

“Malam kejadian keributan sekitar pukul 22.30. Supir angkot ini berebut penumpang, cuman kondisi pelaku saat itu mabuk. Sedangkan supir yang satu membawa istri dan anaknya saat membawa penumpang. Pelaku sempat menyerang duluan dan mengenai anaknya, sehingga rekannya ini tidak terima dan balik mengejar pelaku,” kata dia.

Saat kejadian, pelaku kembali mengeluarkan pisau sebelum akhirnya diamankan petugas. Polisi menetapkan satu orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Baca Juga :  Pasar Murah Polres Sumedang Digelar di Taman Endog, Ibu-ibu Sumedang Serbu Belanja Kebutuhan Pokok

“Pelaku langsung mengeluarkan pisau. Tapi yang diamankan berapa tersangkanya? Tersangkanya satu. Karena kita di sini menerapkan undang-undang darurat terkait kepemilikan senjata tajam, di mana yang bersangkutan membawa senjata tajam tanpa izin,” ujar Ipda Arief.

Menurut dia, kejadian tersebut merupakan konflik antar sopir angkot yang sama-sama mencari penumpang karyawan pabrik.

“Ini keributan antar sesama supir yang berebut penumpang karyawan Kahatex, cuma bukan hanya ribut biasa, pelaku mmembawa sejumlah sajam yang sekarang telah pihak kami amankan” katanya.

Pelaku saat ini telah diamankan di Mako Polres Sumedang dan sedang dalam pemeriksaan Satreskrim Polres Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800