Pemerintahan

Tenaga Honorer Demo, Tuntut Pemkab Sumedang Terbuka Soal Usulan Formasi ASN Tahun 2022

Menyikapi Keputusan Mentri PAN RB RI Nomor 453 Tahun 2022 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2022, Forum Honorer Kabupaten Sumedang menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Sumedang, Rabu (12/10).

Dalam keputusan yang tertanda 6 September 2022 itu, formasi kebutuhan ASN di Sumedang disebutkan ada 980 formasi dengan rincian, Tenaga Guru 751 formasi, Tenaga Kesehatan 169 formasi dan Tenaga teknis ada 60 formasi.

Baca Juga :  Wabup Erwan Perkuat Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di SMKN 1 Sumedang

Sedangkan seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Plt. Kepala BKPSDM Sumedang Ate Hadan, menyebutkan, total ajuan Pemda Sumedang untuk formasi ASN (PPPK) Tahun 2022 di Kabupaten Sumedang kepada MenPAN RB sebanyak 1.122 formasi dari seluruh dinas/instansi.

“Penambahan terbesar di guru, karena Passing Grade di 2021 banyak d guru, kuota diajukan melihat kondisi keuangan daerah,” kata Ate Hadan.

Baca Juga :  Ribuan Praja IPDN Angkatan XXX Disebar ke Garut dan Sumedang

Kordinator aksi, Den Den Hidayat, menyebutkan, dalam aksi kali ini, Tenaga Honorer menuntut agar Pemerintahan Kabupaten Sumedang terbuka terkait usulan kebutuhan formasi ASN di Sumedang.

“Menuntut keterbukaan Pemkab perkawis (terkait) usulan kebutuhan ASN,” kata Den Den kepada wartawan.

Ia juga menyayangkan keputusan Pemerintah Pusat yang hanya menyetujui 980 formasi dari ajuan awal sebanyak 1.122 formasi untuk kebutuhan ASN Kabupaten Sumedang Tahun 2022.

Baca Juga :  BSSN RI: SumedangKab-CSIRT Salahsatu Upaya Mengantisipasi Serangan Siber

Selain itu juga, kata Den Den, pihaknya menuntut kepada Pemerintah untuk bisa memasukkan tenaga administrasi kedalam formasi, mengingat usulan saat ini kebanyakan dari tenaga guru dan juga kesehatan.

“Tuntutan sebetulnya kebanyakan mengkritisi kebijakan Pemerintah Pusat dan mendorong Pemkab Sumedang untuk mengusulkan khususnya tenaga teknis administrasi,” kata Den Den.

Show More

Mamat Munandar

Mamat Munandar adalah pemilik sekaligus pendiri media Tahu Ekspres. Selain pendiri, Matmund, sapaan akrabnya, juga aktif sebagai Redaktur di Tahu Ekspres. Pengalamannya sebagai seorang jurnalis sudah sejak 2012 silam, aktif di media lokal Sumedang, Jawa Barat. Saat ini aktif juga di organisasi profesi wartawan, yaitu Ikatan Wartawan Online (IWO) Cabang Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button