Peristiwa

LSM GMBI Sumedang Dukung TGIPF Ungkap Tragedi Kanjuruhan

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 125 penonton pertandingan Sepakbola Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya yang digelar pada Sabtu (1/10/2022) lalu terus menjadi sorotan di dalam dan luar negeri.

Selain jumlah korban meninggal yang banyak, situasi dan sikap aparat keamanan dalam menghadapi suporter sepakbola tak henti hentinya menuai kritik dari berbagai pihak termasuk DPD LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Sumedang.

Baca Juga :  Tingkatkan Kapasitas Pengajar IPDN, DS Public Speaking Center Gelar “English Day and Be a Winner”

Namun demikian, Ketua DPD LSM GMBI Distrik Sumedang, Yudi Tahyudin Sunardja menyatakan, mendukung kepada TGIPF (Tim Gabungan Independen Pencari Fakta) dalam mengungkap peristiwa tersebut.

“DPD LSM GMBI Sumedang juga menyatakan rasa bela sungkawa yang mendalam kepada seluruh korban meninggal tragedi di stadion Kanjuruhan Malang.

Baca Juga :  Rapat Koordinasi MBG di Cimanggung, Distribusi hingga Kualitas Menu Jadi Sorotan

Selain rasa prihatin, kami juga mendukun kepada Polri untuk segera mengungkap kasus tersebut,” ujar Yudi kepada wartawan di Sumedang Jawa Barat (Jabar), Sabtu (15/10/2022).

Selain itu, imbuh Yudi, kepada Tim TGIPF yang dibentuk oleh Pemerintah diharapkan dapat mengungkap kasus tragedi stadion Kanjuruhan secepatnya dan segera mendapatkan titik seterang-terangnya.

Baca Juga :  Hujan Deras Disertai Angin Jadi Penyebab Puluhan Rumah di Sumedang Dibanjiri Lumpur

“Kami pun berharap, para pelaku serta aktor intelektualnya bisa segera ditetapkan menjadi tersangka,” tegas Ketua DPD LSM GMBI Distrik Sumedang, Yudi Tahyudin Sunardja. (alda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800