Ekonomi

Nasabah PNM Mekaar Sri Rejeki Ubah Kulit Semangka Menjadi Makanan Renyah

Salah satu nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar, Sri Rejeki, asal Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur, mampu mengubah kulit semangka menjadi makanan yang renyah laku dipasaran.

Berkat inovasinya, Sri mampu mengubah bagian buah semangka yang tadinya tidak bisa dikonsumsi menjadi keripik yang digemari banyak orang.

“Awalnya saya prihatin melihat petani di kampung halaman yang membuang kulit semangka yang masih bagus karena dagingnya yang setengah busuk,” kata Sri kepada Tahu Ekspres melalui keterangan tertulisnya yang dikirim melalui pesan singkat whatsapp, Rabu (19/7).

Ia cukup penasaran dan mulai bereksperimen dengan kulit semangka. Walaupun sempat mengalami kegagalan, namun akhirnya dari inovasinya itu ia mampu menjual keripik dari kudapan kulit semangka dengan kualitas yang diinginkan. Rasanya renyah dan bisa bertahan sampai dengan empat bulan lamanya.

“Ada yang berpendapat rasanya seperti kudapan usus ayam. Setelah beberapa inovasi yang saya lakukan, keripik kulit semangka akhirnya muncul dengan berbagai varian seperti balado, jagung, manis, dan keju,” terangnya.

Ia mengaku rasa yang paling digemari oleh pelanggan adalah rasa balado dan original. Menurut ibu-ibu tetangganya, lanjut Sri, kalau rasa original enaknya dimakan pakai nasi kalau tidak ada lauknya.

Perjalanan Sri untuk sampai dititik yang sekarang ini ternyata tidak mudah. Pertama kali muncul banyak dikritik oleh orang-orang di sekitarnya yang menganggap kulit semangka tidak umum untuk dijadikan kudapan keripik enak. Kerabat bahkan suaminya juga sempat skeptis dengan langkahnya yang ingin membesarkan usahanya dengan bergabung ke PNM Mekaar.

“Tidak ada yang dapat menjamin bahwa keripik ini akan laris seperti keripik yang sudah biasa diperjual belikan,” katanya.

Sampai pada akhirnya ia bergabung ke PNM Mekaar untuk mengembangkan usahanya. Saat ini omzet Sri mencapai Rp6-7 juta perbulan dengan harga Rp10 ribu per 100 gr keripik. Penjualannya laris manis sampai ke luar daerah seperti Jakarta, Makassar, dan Manado.

“Saya jual hanya lewat WhatsApp saja sih dan langsung antar ke teman. Keripik Kulit Semangka saya ini juga sudah sampai ke Qatar, ada yang pesan di sana dan sudah diterbangkan produknya,” ujar Sri.

Dari pengalamannya membangun usaha yang tak lajim ini. Sri seringkali mengucapkan terima kasih kepada PNM Mekaar atas pendampingan usaha dan pemberian ruang bagi dirinya untuk modal dalam menjalankan usahanya. Hal ini menginspirasi 14,6 juta nasabah PNM dari Sabang sampai Merauke dengan berbagai bentuk klasterisasi UMKM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button