Halal Bihalal DPD PUI Sumedang Perkuat Silaturahmi dan Semangat Berorganisasi
Sumedang – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Ummat Islam (DPD PUI) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Pondok Bina Ar-Romlah, Jalan 11 April Gang Jami’in RT 04 RW 06 Cipadung, Sumedang, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota setelah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk saling memaafkan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam menjalankan program organisasi ke depan.
Ketua Pelaksana, Risman Syam mengatakan, Halal Bihalal menjadi agenda penting untuk menjaga kekompakan dan memperkuat hubungan antaranggota organisasi.
“Kegiatan Halal Bihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar anggota PUI. Kami berharap melalui kegiatan ini, kebersamaan dan kekompakan dapat terus terjaga serta semakin memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat,” ujar Risman.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC Firdaus Adila Sera, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hj Ade untuk menambah kekhidmatan suasana.
Setelah itu, peserta mengikuti pembacaan Intisab PUI sebagai bentuk penguatan nilai-nilai organisasi. Rangkaian acara berlanjut dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua Umum DPD PUI Sumedang, serta salam sapa dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah PUI Sumedang.
Memasuki acara inti, tausiyah Halal Bihalal disampaikan oleh Ustadz Burhanudin Assyirbauni. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga silaturahmi, meningkatkan keimanan, serta memperkuat kebersamaan pasca Ramadan.
Ketua Umum DPD PUI Sumedang, Ade Rucita Hudaya, menyampaikan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan semangat berorganisasi.
“Halal Bihalal bukan hanya tradisi, tetapi juga sarana untuk memperkuat ukhuwah dan memperbaharui semangat dalam berorganisasi. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan meningkatkan semangat kita dalam berkontribusi bagi umat,” kata Ade.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan salam-salaman sebagai bentuk saling memaafkan antar sesama. Acara diakhiri dengan ramah tamah serta makan bersama dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.


