Sumedang — Yayasan Cipta Maya Cardoba berencana membangun kawasan terpadu di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kawasan tersebut akan mencakup masjid, pondok pesantren, museum, dan pusat kegiatan ekonomi umat.
Rencana pembangunan itu disosialisasikan dalam kegiatan yang digelar di Desa Hegarmanah, Selasa (6/10/2026). Prof. KH. Said Aqil Siroj turut hadir dan menyampaikan dukungannya terhadap rencana tersebut.
“Ini langsung saya dukung pondok pesantren Muslim, dan saya ke sini mudah-mudahan terwujud. Pasti kalau betul-betul karena Allah akan terwujud. Mari kita ucapkan hamdalah bersama. Masjid, pondok pendidikan umum, insyaallah,” kata Said Aqil saat diwawancarai Tahu Ekspres.
Menurut Said Aqil, keberadaan pesantren di kawasan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Luar biasa, karena masyarakat sini juga jarang, enggak ada pesantren. Jauh, enggak ada pengaruhnya lah,” ujarnya.
Ia menyebut pesantren nantinya dapat menjadi tempat bagi masyarakat memperoleh pencerahan, khususnya dalam bidang keagamaan, amal, akhlak, dan moral.
“Untuk pencerahan, pencerahan tentang masalah agama, amal, akhlak, moral, ya,” katanya.
Sementara itu, Penasihat Yayasan Cipta Maya Cordoba Luki Lukma Drajat mengatakan kawasan terpadu tersebut diharapkan menjadi ikon baru di Kabupaten Sumedang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi umat.
“Harapan ke depan adalah menjadi ikon di Sumedang dan juga merangsang pertumbuhan ekonomi umat, khususnya di Kabupaten Sumedang, umumnya Jawa Barat dan Indonesia,” kata Luki.
Luki mengatakan lahan yang diwakafkan untuk pembangunan kawasan tersebut memiliki luas 28.550 meter persegi.
“Sarana yang diwakafkan ini menjadi tonggak bagi kemajuan dan pertumbuhan ekonomi umat di masa yang akan datang. Total luas yang diwakafkan adalah 28.550 meter persegi, dengan rencana peletakan batu pertama sekitar tiga sampai empat bulan ke depan,” ujarnya.












