Aset Vital Dicuri, Bupati Sumedang Tegas: Pelaku di Bendung Rengrang Akan Diproses Hukum
Sumedang — Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti mencuri aset di kawasan Bendung Rengrang. Peringatan itu disampaikannya usai meninjau langsung lokasi dan menemukan sejumlah komponen penting telah hilang, Rabu (5/8/2026) kemarin.
Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, barang-barang yang hilang bukan sekadar barang biasa, melainkan bagian vital infrastruktur, mulai dari baut, besi penyangga, hingga komponen pintu air yang berfungsi menjaga keamanan sekaligus operasional bendung.
“Saya melihat langsung ke Bendung Rengrang, ternyata banyak aset yang dicuri. Baut-baut, besi-besi, komponen pintu air hilang. Ini sangat berbahaya karena bisa berdampak langsung terhadap keamanan dan keselamatan bendung,” tegas Bupati Dony.
Ia memperingatkan agar masyarakat tidak lagi mengambil bagian apa pun dari fasilitas tersebut. Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama pihak terkait akan memperketat pengamanan kawasan bendung dan menindak setiap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Siapa pun yang mengambil aset bendung dan membahayakan keselamatan masyarakat, akan kami tindak tegas dan diproses secara hukum. Saya mohon, jangan ada lagi yang mencoba mengambil barang dari Bendung Rengrang,” ujarnya.
Pengelola bendung menyampaikan akan segera mendata seluruh aset yang hilang dan menyusun laporan resmi kepada aparat penegak hukum sebagai dasar proses hukum lebih lanjut.
Bupati juga mengajak warga sekitar untuk ikut menjaga aset negara tersebut. Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya aksi pencurian atau aktivitas mencurigakan di kawasan bendung.
“Keamanan bendung adalah tanggung jawab kita bersama. Kita jaga bersama-sama. Ini demi melindungi keselamatan masyarakat dan menjamin keberlangsungan pasokan air bagi para petani,” pungkasnya.







