Tahu Ekspres Sumedang

Selalu Ingin Tahu Lebih Cepat Tentang Sumedang

Bayi 9 Bulan di Sumedang Idap Kelainan Jantung Langka, Pihak Desa Conggeang Wetan Ikhtiarkan Bantuan

Sumedang – Bayi berusia 9 bulan asal Desa Conggeang Wetan, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Bilal Nur Rohman, tengah berjuang melawan penyakit jantung langka. Bilal didiagnosis mengalami Total Anomalous Pulmonary Venous Drainage (TAPVD), yakni kelainan jantung bawaan.

Kepala Desa Conggeang Wetan Dede Andri Nurjaman mengatakan pihak pemerintah desa telah berupaya membantu pengobatan Bilal. Salah satunya dengan membantu kepesertaan BPJS dan KIS.

“Betul, Pak. Dede bayi umur sembilan bulan yang terkena penyakit, kalau bahasa medisnya itu adalah TAPVD, yaitu kelainan jantung langka,” kata Dede kepada Tahu Ekspres, Sabtu (15/8/2026).

Kades Dede menyebut Bilal merupakan warga Dusun Conggeang RT 06/RW 02, Desa Conggeang Wetan. Pemerintah desa, kata dia, akan terus membantu semaksimal mungkin sesuai kemampuan.

“Pemerintah desa sudah membantu buat BPJS, KIS, membantu semaksimal mungkin untuk berobat adik bayi yang beralamat di Dusun Congeang RT 06/RW 02, Desa Congeang Wetan, Kecamatan Congeang, Kabupaten Sumedang, yang merupakan warga saya,” ujarnya.

Dede berharap ada perhatian lebih dari pemerintah pusat untuk membantu pengobatan Bilal. Mengingat penyakit yang diderita bayi tersebut tergolong langka dan membutuhkan penanganan medis.

“Harapan saya, karena ini penyakit jantung langka, barangkali pemerintah pusat bisa membantu untuk pengobatan warga kami,” katanya.

Sementara itu, orang tua Bilal, Bilal Nur Rohman, mengapresiasi perhatian pemerintah desa terhadap kondisi anaknya.

“Alhamdulillah pak kuwu beserta ibu sudah ada ke rumah, sebelum ke rumah juga saya udah di panggil alhamdulillah udah ngobrol,” kata Bilal.

Dia mengatakan komunikasi dengan pemerintah desa terus dilakukan terkait kondisi anaknya. Bilal memahami pemerintah desa juga memiliki banyak warga yang harus diperhatikan.

“Obrolan sebelumnya sama pa kuwu juga udah sampai nanti pa kuwu mau membantu ya, saya juga mengerti bahwa masyarakat Conggeang Wetan bukan hanya saya, tapi saya berterimakasih kepada pa kuwu dan jajaran,” ujarnya.