Pemerintahan

Laporan Hasil Pelayanan WCD Masih Rendah, Kepala BKKBN Jabar Ingatkan Penyuluh KB Segera Lapor Melalui SIGA

TAHUEKSPRES, BANDUNG – Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat melaksanakan rapat Evaluasi Laporan Sistem Informasi Keluarga (SIGA) Hasil Pelayanan World Contraception Day (WCD) atau Hari Kontrasepsi Sedunia secara daring, Rabu (4/10/2023).

Berdasarkan data sementara, Jawa Barat baru melaporkan pelayanan akseptor sebanyak 18,32% dari target 320.501 akseptor yang mendapatkan Pelayanan KB pada momentum Hari Kontrasepsi Sedunia.

Baca Juga :  Wagub Jabar : Tanpa pengelolaan yang tepat, Bonus Demografi Bisa Jadi Beban 

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Fazar Supriadi Santosa menghimbau semua Penyuluh Keluarga Berencana (KB) untuk segera melaporkan hasil pelayanan KB di wilayahnya masing-masing melalui SIGA.

Namun Fazar juga mengapresiasi kabupaten/kota yang sudah 100% melaporkan hasil pelayanannya dengan cepat dan tepat. “Saya ucapan terima kasih pada Kuningan dan Purwakarta yang capaiannya sudah lebih dari 100%,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wagub Jabar Tegaskan Percepatan Penurunan Stunting Jadi Prioritas Bersama

Evaluasi kali ini juga didiskusikan berbagai strategi yang bisa diterapkan untuk mengakselerasi capaian tersebut. Diantaranya dengan memanfaatkan potensi tenaga lini lapangan untuk entri data serentak. Saat ini Jawa Barat memiliki Penyuluh KB (PNS & PPPK) sebanyak 1.646 orang. Jika masing-masing PKB bisa mengentri 100 data, maka diharapkan capaian pelaporan Jawa Barat akan bertambah 51, 35%.

Baca Juga :  Wagub Jabar : Tanpa pengelolaan yang tepat, Bonus Demografi Bisa Jadi Beban 

Patut diketahui SIGA merupakan aplikasi sistem informasi keluarga dari BKKBN yang telah mengintegrasikan sistem informasi kependudukan dengan Basis Data Keluarga Indonesia. Aplikasi ini akan menjadi data operasional bagi petugas KB dan pihak terkait dalam melakukan intervensi terhadap program BKKBN, khususnya program Bangga Kencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800