Pemilu 2024Politik

Rakor DPC PKB Sumedang, Bahas Pemenangan Pemilu 2024 Hingga Menyiapkan 3800 Saksi

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Menjelang Pamilu 2024, sebanyak 50 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ikuti Rapat Koordinasi (rakor) internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Aula Hotel Hanjuang Hegar Cimalaka Sumedang Jawa Barat (Jabar), Sabtu (3/6/2023).

Ketua DPC PKB Sumedang, Didi Suhrowardi memastikan semua Bacaleg dari PKB Sumedang tidak ada yang mengundurkan diri meskipun belum ada ketentuan nomor urut kandidat Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 hingga putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sistem proporsional Pemilu 2024 terbuka dan tertutup.

Baca Juga :  13 Hari Jelang Pemilu, Sebanyak 3657 TPS di Sumedang Akan Dijaga 7314 Anggota Satlinmas

“Saya pastikan hal-hal ini tidak berdampak pada seluruh Bacaleg PKB Sumedang. Apalagi sampai mengundurkan diri,” kata Didi Suhrowardi.

Yang jelas, sambung Didi, DPC PKB Sumedang tetap solid untuk fokus memperkuat mesin politik. Bahkan, terus memantapkan konsolidasi di internal partai hingga ketingkat ranting.

Baca Juga :  Agenda Penting Dibalik Pertemuan Pimpinan PUI dengan Presiden Jokowi

“Jadi, rakor ini membahas bagaimana strategi dan upaya PKB Sumedang guna memenangkan Pemilu 2024 nanti dengan melibatkan seluruh kekuatan yang dimiliki.

Termasuk, penguatan seluruh kader hingga mempersiapkan keberadaan saksi sebanyak 3800 orang untuk saksi ditingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), saksi kordinator tingkat desa, tingkat kecamatan hingga saksi tingkat kabupaten,” terangnya.

Tak hanya, sambung Didi, terkait nomor urut untuk kandidat internal Bacaleg PKB, dirinya menyebutkan jika tidak ada perubahan waktunya, akan keluar sekitar akhir bulan Juni 2023.

Baca Juga :  Kans Partai Baru, Gelora: Siap-Siap Ada yang Tergeser di DPRD Sumedang

“Namun demikian, saya meyakinkan kepada para kader PKB terkait nomor urut kandidat Bacaleg itu tidak jadi patokan untuk bisa memenangkan kontestasi Pileg. Mengingat, pada Pemilu sebelumnya juga banyak yang menjadi pemenang Pileg tidak berada pada nomor urut 1 atau 2,” tukasnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button