Beranda / Sosial / Laga Pembuka Piala Dony-Yoshua, Sumedang Utara Tumbangkan Ujungjaya 2-0

Laga Pembuka Piala Dony-Yoshua, Sumedang Utara Tumbangkan Ujungjaya 2-0

Sumedang – Tim Kecamatan Sumedang Utara sukses mengawali kiprahnya di Piala Dony-Yoshua dengan kemenangan. Mereka menumbangkan Kecamatan Ujungjaya dengan skor 2-0. Pertandingan pembuka tersebut berlangsung di Stadion Ahmad Yani Sumedang, Rabu (19/8/2026).

Dua gol kemenangan Sumedang Utara menjadi pembeda dalam laga tersebut. Ujungjaya harus mengakui keunggulan lawannya setelah gagal mencetak gol hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Sumedang Utara, Andriano Iki, mengaku bersyukur timnya mampu menjalankan pertandingan sesuai dengan harapan. Terlebih, persiapan tim dilakukan dengan waktu yang terbatas.

“Selamat sore rekan-rekan media. Tanggapan saya untuk pertandingan sekarang, ya alhamdulillah berjalan dengan baik, berjalan sesuai apa yang saya harapkan. Mungkin dengan keterbatasan waktu, para pemain mampu memaksimalkan keadaan dalam apa pun itu,” kata Andriano.

Menurutnya, para pemain mampu menunjukkan kesiapan untuk membentuk tim meski turnamen masih berlangsung panjang.

“Karena ya, bagaimanapun sepak bola, semuanya harus mempersiapkan sebaik mungkin. Tapi anak-anak mungkin semuanya dalam keadaan siap dalam membentuk satu tim ini. Karena waktu turnamennya jangka panjang, mungkin sampai nanti Oktober,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Ujungjaya Asep Kurnia mengakui persiapan timnya belum maksimal. Ujungjaya hanya memiliki waktu sekitar satu pekan untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen.

“Sebenarnya buat turnamen kali ini kita cuma waktu seminggu. Latihan cuma dua sampai tiga kali, belum maksimal mungkin. Tapi alhamdulillah, meskipun target kami sebenarnya dari awal itu imbang, paling kalah satu,” ujar Asep.

Asep menilai dua gol yang bersarang ke gawang timnya terjadi akibat kesalahan lini belakang. Ia menyebut para pemain masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

“Masih banyak PR yang harus diperbaiki. Insyaallah kita akan melakukan perbaikan lagi, terutama di dasar sepak bola anak-anak. Karena dua gol pertama itu saya lihat murni kesalahan bek-bek kami yang belum pernah sparing,” katanya.

Menurut Asep, keterbatasan waktu persiapan menjadi tantangan tersendiri bagi Ujungjaya. Tim harus langsung tampil dalam turnamen antarkecamatan setelah menjalani latihan yang minim.

“Dibentuk dalam waktu satu minggu, langsung turnamen sebesar ini. Alhamdulillah, meskipun di luar target, ya inilah hasilnya. Sebenarnya sepak bola, bagaimana adaptasi lagi, karena berat. Tiba-tiba ada turnamen antarkecamatan, beradaptasi, dan kurang seratus persen maksimal latihannya,” pungkasnya.

Tag: