Pemerintahan

Meski Dapat Pujian dari Mendagri, Sumedang Command Center Ternyata Rawan Error

Kabid Informatika pada Diskominfosanditik Sumedang sebut biasa terjadi, mengingat sistem yang sedang dibangunnya terus bertumbuh dan semakin komplek.

Di era kepemimpinan Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan, Kabupaten Sumedang memiliki misi happy digital region, dengan kata lain ingin mewujudkan masyarakat yang sejahtera dengan mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, murah dan berkualitas.

Hal itu dapat dibuktikan dengan banyaknya aplikasi yang dibuat oleh Pemkab Sumedang untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat secara gratis.

Salah satunya melalui aplikasi WA Kepo, berbagai informasi dan layanan masyarakat bisa didapatkan dengan mudah cukup melalui pesan whatsapp.

Selain itu juga, untuk memudahkan visualisasi data secara real time, Pemkab Sumedang telah membuat Command Center di Gedung Pusat Pemerintahan.

Dari command center itulah Bupati Sumedang bisa melihat data secara detail. Mulai dari data kemiskinan, pajak daerah, realisasi anggaran, stunting dan lain sebagainya.

Hampir setiap ada tamu penting berkunjung ke Sumedang, Bupati tak jarang mengajaknya ke command center, untuk memamerkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang telah dilakukan oleh Pemkab Sumedang.

Baca Juga :  Penerapan SPBE Sumedang Menjadi Contoh, Bupati Sebut Siap Diterapkan di Daerah Lain

Begitu juga dengan kehadiran Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, ke Kabupaten Sumedang, diajak oleh Bupati Sumedang untuk mendengarkan penjelasannya terkait penerapan SPBE di command center, Jumat (21/10).

Mantan Kapolri ini mengaku beberapa kali mengunjungi Kabupaten/Kota di Indonesia, baru di Sumedang melihat sistim digitalisasi yang sangat detail.

“Selebihnya saya sangat mengapresiasi semua bentuk transformasi digital karena belum ada yang lebih detail selain Kabupaten Sumedang,” katanya.

Saat Bupati Sumedang menjelaskan terkait kecanggihan teknologi command center, tim Tahu Ekspres tak bosan-bosannya mendengarkan hingga beres, karena waktu itu, wartawan diberikan ruang untuk mendokumentasikan kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Banyak Bikin Aplikasi, Pemkab Sumedang Diingatkan Soal Bahaya Hacker Oleh Mendagri

Setelah mendengar dan melihat pemaparan Bupati secara seksama. Ternyata Bupati Sumedang terlihat sangat bangga akan beberapa pencapaiannya terkait SPBE.

Mendengar penjelasan Bupati Sumedang, TimĀ  Tahu Ekspres baru mengetahui kalau aplikasi Sumedang Command Center bisa diakses melalui link www.cc.sumedangkab.go.id.

Setelah dianalisa secara singkat dan sederhana melalui aplikasi google, dengan mengetikan kata kunci “site:cc.sumedangkab.go.id” ternyata muncul dua link dihalaman pertama google.

Hasil pencarian google dengan kata kunci “site:cc.sumedangkab.go.id”

Tim Tahu Ekspres fokus ke link https://cc.sumedangkab.go.id/siskudes/index/kecamatan/42

Ternyata melalui link tersebut, sembarang orang bisa melihat halaman Dashboard Siskudes dengan nama profil pada halaman tersebut tertulis Elana Saint sebagai Web Designer.

Tampilan Dashboard Siskudes pada Aplikasi Sumedang Command Center

Entah disengaja atau tidak, halaman dasbor yang menyajikan data anggaran desa itu ternyata bisa diakses oleh masyarakat luas tanpa harus login. Akan tetapi setelah dicoba beberapa menu pada Dasboard Siskudes mewajibkan penggunanya harus login terlebih dahulu.

Baca Juga :  Banyak Bikin Aplikasi, Pemkab Sumedang Diingatkan Soal Bahaya Hacker Oleh Mendagri

Uniknya, kadang dihalaman tertentu justru muncul keterangan error ‘A PHP Error was encountered’.

Keterangan error pada aplikasi Sumedang Command Center

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Informatika pada Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Sumedang, Arief Syamsudin, menyebutkan, error yang terjadi pada aplikasi Command Center memang biasa terjadi, mengingat sistem yang sedang dibangunnya terus bertumbuh dan semakin komplek.

“Kendala teknis biasa terjadi karena sistem kita terus tumbuh dan semakin komplek, kita follow up cek n ricek lagi,” katanya.

Show More

Mamat Munandar

Mamat Munandar adalah pemilik sekaligus pendiri media Tahu Ekspres. Selain pendiri, Matmund, sapaan akrabnya, juga aktif sebagai Redaktur di Tahu Ekspres. Pengalamannya sebagai seorang jurnalis sudah sejak 2012 silam, aktif di media lokal Sumedang, Jawa Barat. Saat ini aktif juga di organisasi profesi wartawan, yaitu Ikatan Wartawan Online (IWO) Cabang Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button