Linda Megawati dan BKKBN Jabar Gencarkan Sosialisasi dan KIE Guna Cegah Stunting di Kabupaten Sumedang
Ratusan orang turut hadir dalam kegiatan Sosialisasi dan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) program Bangga Kencana digelar oleh BKKBN Jawa Barat (Jabar) bersama mitra kerja dari Komisi IX DPR RI di Gedung IPHI Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang, Sabtu (03/02/2024).
Pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi IX dari Partai Demokrat, Linda Megawati, menerangkan kepada para tamu undangan dan tentang program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana atau Bangga Kencana.
“Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana memperkuat sistem informasi keluarga yang terintegrasi berupa peningkatan kualitas dan meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga yang holistik dan integratif sesuai siklus hidup, serta menguatkan pembentukan karakter di keluarga,” terang Linda.
Selain Linda Megawati kegiatan tersebut di hadiri oleh Dela Aryati Ketua tim Ketahanan Remaja BKKBN Jawa Barat serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sumedang,Ani Gestapiani.
Tidak hanya program Bangga Kencana, pada kesempatan terpisah, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Sumedang, Ani Gestapiani, memberi edukasi perihal masalah stunting.
“Stunting sebuah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak apabila dibandingkan dengan anak-anak seusianya sederhananya, stunting merupakan sebutan bagi gangguan pertumbuhan pada anak penyebab utama dari stunting adalah kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak,” jelas Ani.
Lebih lanjut, Ani memaparkan beberapa hal yang harus diperhatikan untuk masalah stunting ini seperti Ibu hamil yang harus diperhatikan, serta pemeriksaan rutin terhadap anak.
“Ibu hamil itu harus di perhatikan minimal pengecekan terhadap kandungan 6 kali dan anak anak pun harus diperhatikan dengan pengecekan kesehatan secara rutin,” terang Ani
Ketua tim Ketahanan Remaja BKKBN Jawa Barat, Dela Aryati, menjelaskan bahwa peran aktif dari remaja juga di perlukan dalam mengatasi masalah stunting ini.
“Remaja-remaja juga harus sadar dalam menghadapi permasalahan stunting ini, agar generasi muda bebas stunting dapat terwujud,” terang Dela.







