Limbah Minyak Jelantah Disulap Jadi Sabun Madu di Sumedang
Program pengabdian masyarakat dari Dosen ITB di Tanmiyah International Green School Sumedang.
Sumedang – Dosen Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB menjalankan program pengabdian kepada masyarakat dengan mengubah limbah minyak jelantah menjadi sabun madu. Program ini dilaksanakan di Tanmiyah International Green School Sumedang, dipimpin oleh Dr. Alfi Rumidatul, S.Hut, M.Si, dan Dr. Ir. Anne Hadiyane, S.Hut, M.Si, bersama Tiwi Nurhasanah, seorang peternak lebah dan pengusaha madu.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 2 dan 5 September 2024. Sekitar 13 guru dan 25 siswa dari tingkat SD dan SMP Tanmiyah International Green School turut berpartisipasi dalam program tersebut.
Proyek pemanfaatan limbah minyak jelantah ini disambut antusias oleh para siswa dan guru karena sejalan dengan konsep green lifestyle yang diterapkan sekolah. Tanmiyah International Green School sendiri tahun ini terpilih mewakili Jawa Barat dalam ajang Sekolah Adiwiyata 2024 tingkat nasional.
“Kegiatan ini sangat relevan karena selain mendukung gaya hidup ramah lingkungan di sekolah, juga berdampak di rumah. Limbah minyak jelantah yang biasanya dibuang bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomis,” ujar salah satu peserta.
Program ini diharapkan berkelanjutan, dengan sabun madu dari limbah minyak jelantah menjadi produk unggulan Tanmiyah International Green School. Rencananya, produk ini akan segera diluncurkan dengan merek dagang “Sabun Madu Limbah Jelantah Hijau Resik.”
