SosialSumedangTanjungkerta

Deteksi Bencana Secara Dini, Warga Desa Cipanas Sumedang Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Warga Desa Cipanas Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang terlihat antusias melaksanakan kegiatan gotong royong dalam upaya membersihkan jalan lingkungan Desa Cipanas, Sabtu (13/01/2024).

Menurut Ketua Karang Taruna, Adi Kusnadi, Kegiatan ini Menindaklanjuti surat dari Kecamatan Tanjungkerta Nomor B/010/300 23/6/2024 perihal Gerakan Bersama untuk mencegah/mendeteksi bencana secara dini di Jalur Jalan Kabupaten dari Dusun Sudiplak sampai dengan Dusun Babakan Caringin.

Baca Juga :  Hj Tuti Ruswati Kembali Dilantik Penjabat Sekda Sumedang ke Tiga Kalinya

“Anak-anak muda, orang tua, hingga ibu-ibu rumah tangga turut serta aktif dalam kegiatan ini,” ungkap Adi.

Mulai dari pukul 07.00 WIB, warga bahu-membahu membersihkan sampah dan dedaunan yang menumpuk di sepanjang jalan dimulai dari Dusun Sudiplak-Dusun Babakan Caringin.

Sejumlah alat kebersihan seperti sapu, cangkul, dan alat alat kebersiham lainya disiapkan untuk memudahkan proses pembersihan.

Selain membersihkan jalan, beberapa warga juga memperbaiki saluran air yang tersumbat untuk mencegah genangan air hujan yang sering terjadi di musim penghujan.

Baca Juga :  Pemda Sumedang Terima Hibah Lahan Aset dari BRIN

“Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan dan rasa kebersamaan di antara warga desa,” terang Adi.

Setelah selesai membersihkan jalan, warga menikmati makanan yang disiapkan bersama sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka dalam kegiatan gotong royong tersebut.

Baca Juga :  Rapat Pleno Penetapan Hasil Pemilu 2024, Golkar Sumedang Semakin Gemilang Raih 10 Kursi di Parlemen

Adi mengutarakan kegiatan gotong royong ini tidak hanya meninggalkan jejak kebersihan di jalan desa, tetapi juga memupuk rasa kebersamaan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.

“Semangat gotong royong seperti ini semoga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengadopsi praktik serupa demi menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang,”, pungkas Adi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button