CimanggungSumedang

Bupati Sumedang Resmikan Program Peduli Desa PT Pegadaian di Pasirnanjung, Dorong Ekonomi Warga dan Desa Wisata

SUMEDANG – Bupati Sumedang Dr H Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. meresmikan Program Peduli Desa PT Pegadaian Kantor Wilayah X Bandung di Desa Wisata Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Kamis (2/4/2026). Program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) tersebut diarahkan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pengembangan desa wisata, hingga peningkatan akses layanan keuangan bagi warga desa.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB itu dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta pimpinan dan pegawai PT Pegadaian. Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Widodo Heru Prasetyawan, Kabid Pemerintahan Desa Dadang Rustandi, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Eko Supriyanto, Kapolsek Cimanggung Kompol Aan Supriatna, Danramil 1014/Cimanggung Kapten Inf Obos Sambas, Camat Cimanggung Drs H Agus Wahyudin, M.Si., Kepala Desa Pasirnanjung Susi Herawati, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi kepada PT Pegadaian yang dinilai telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan desa melalui program sosial perusahaan. Menurutnya, pembangunan desa tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN.

Baca Juga :  Penyegelan Kembali Terjadi di Kawasan Desa Wisata Karedok, Tuan Tanah Tuntut Kejelasan

“Terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pegadaian yang telah membantu kami melalui Pemerintah Desa Pasirnanjung berupa tanggung jawab sosial perusahaan. Ini bukti nyata kolaborasi untuk membangun desa,” ujar Dony dalam sambutannya.

Dony menegaskan, keberhasilan program pembinaan desa harus diukur dari dampak langsung terhadap masyarakat. Ia berharap keberadaan Pegadaian sebagai pembina desa tidak berhenti pada seremoni, melainkan benar-benar mampu mendorong perubahan sosial dan ekonomi warga.

“Kalau membina desa, jangan tanggung. Maksimalkan. Indikator keberhasilannya jelas, angka kemiskinan berkurang, stunting menurun, masyarakat usia produktif punya pekerjaan, dan ekonomi desa bergerak,” tegasnya.

Ia juga menyebut, Desa Pasirnanjung memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan, terutama sebagai desa wisata dan sentra kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu, dukungan infrastruktur, penguatan kelembagaan desa, dan akses terhadap layanan keuangan dinilai sangat penting agar potensi tersebut dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Kepala Desa Pasirnanjung Susi Herawati menerima simbolis Program Peduli Desa PT Pegadaian Kanwil X Bandung di Desa Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung, Kamis (2/4/2026).

Program Peduli Desa PT Pegadaian yang diresmikan di Pasirnanjung sendiri mencakup sejumlah sektor, mulai dari revitalisasi BUMDes, pendampingan usaha desa, pembekalan Agen Pegadaian, dukungan penataan wilayah, hingga penyaluran bantuan sosial sesuai kebutuhan masyarakat. Program ini dirancang untuk memperkuat ekonomi desa sekaligus mendekatkan layanan keuangan formal kepada masyarakat pedesaan, baik konvensional maupun syariah.

Baca Juga :  3 Kali Musim Panen Petani Merugi, Pesawahan di Surian Terkena Hama Tikus

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pegadaian sebagai BUMN untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memberi manfaat langsung di luar aktivitas bisnis perusahaan.

“Pegadaian sebagai BUMN tentu tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Hari ini kami ingin hadir lebih dekat dengan desa, termasuk lewat edukasi keuangan dan penguatan ekonomi warga,” kata Eko.

Ia menambahkan, Pegadaian juga ingin mendorong masyarakat agar lebih mengenal pengelolaan keuangan yang aman dan produktif, termasuk pentingnya investasi yang terukur dan pemanfaatan layanan keuangan resmi agar warga tidak terjebak dalam praktik investasi bodong maupun pinjaman tidak sehat.

“Kami melihat Pasirnanjung punya potensi besar. Harapannya, desa ini bisa berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi dan wisata yang memberi manfaat langsung bagi warga,” ujarnya.

Baca Juga :  Menelusuri Jejak Sang Kakek, Karya Tersembunyi Mustofa Sastrapradja Penulis Buku Pendidikan Asal Sumedang yang Mendunia

Sementara itu, Kepala Desa Pasirnanjung Susi Herawati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai salah satu penerima program binaan PT Pegadaian. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi dorongan penting untuk pengembangan desa wisata, UMKM, dan penataan lingkungan desa.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Pegadaian karena Desa Pasirnanjung menjadi salah satu desa yang terpilih menerima bantuan. Mudah-mudahan ke depan bisa terus berlanjut dan bermanfaat untuk masyarakat,” ucap Susi.

Susi mengatakan, Desa Pasirnanjung masih memiliki banyak potensi yang perlu terus dikembangkan, baik dari sisi sarana penunjang wisata, aktivitas ekonomi warga, maupun penataan kawasan. Ia berharap kolaborasi antara desa, pemerintah daerah, dan Pegadaian dapat terus berlanjut agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Peresmian Program Peduli Desa ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BUMN dalam mempercepat pembangunan desa berbasis potensi lokal. Dengan adanya program tersebut, Pasirnanjung diharapkan tidak hanya tumbuh sebagai desa wisata, tetapi juga menjadi desa yang lebih mandiri secara ekonomi, lebih tertata, dan memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan formal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800