Bupati Sumedang: Jalan Rusak di Surian Sudah 3 Kali Diperbaiki, Solusi Permanen Pindah Jalur
Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir angkat bicara soal kondisi jalan rusak di Kecamatan Surian. Jalan tersebut sebelumnya viral di media sosial karena dua kejadian, mobil mundur di Lingkar Sadawarna dan mobil masuk jurang di Jalan Haurpapak.
Ditemui usai kegiatan di Kawasan Situraja, Bupati Dony membenarkan adanya dua kejadian tersebut di wilayah Surian. Ia menyebut pemerintah daerah sudah langsung dan sebelumnya telah melakukan penanganan.
“Nah, untuk Surian, kemarin sudah langsung kita tangani. Jadi hari ini pun dimulai untuk perbaikan penanganan sementara,” kata Dony.
Bupati menjelaskan, jalan di Surian sudah tiga kali diperbaiki. Namun perbaikan tersebut selalu ambles karena kondisi tanah yang labil dan mengalami pergerakan.
“Surian ini, ingin saya sampaikan, sudah tiga kali kami perbaiki dan menelan biaya miliaran. Cuma karena tanahnya labil, ada pergerakan tanah, setiap kami bangun, bergeser terus, amblas terus, dan pindah-pindah,” ujarnya.
Menurut Dony, solusi permanen tidak bisa dilakukan di jalur yang sama. Pemerintah daerah berencana memindahkan trase jalan ke lahan Perhutani karena hasil penelitian menunjukkan lokasi lama rawan amblas dan longsor.
“Nah, tapi kami tetap tidak patah semangat, terus perbaiki, dan sebenarnya untuk tahun ini kami akan melakukan pemindahan trase ke lahan Perhutani. Karena kalau tetap dibangun di tempat yang sama, itu daerahnya hasil penelitian amblas terus karena ada pergerakan tanah. Jadi pasti ambles, pasti longsor,” katanya.
Saat ini Pemkab Sumedang sudah mengajukan izin penggunaan lahan Perhutani ke Kementerian Kehutanan sejak lebih dari satu tahun lalu. Dony bahkan mengaku sudah datang langsung ke kementerian dan kini masih menunggu proses persetujuan.
“Nah, kita sedang mengajukan, sudah satu tahun lebih ke Kementerian Perhutanan untuk menggunakan lahan perhutanan untuk trase jalan yang baru. Kami sudah mengajukan, bahkan saya datang langsung ke kementerian, sekarang lagi nunggu prosesnya,” ujarnya.
Untuk penanganan sementara, Dinas Bina Marga mulai hari ini memperbaiki bagian jalan yang retak dan amblas agar nyaman dilalui pemudik. Sementara DED pemindahan trase jalur baru sudah disiapkan dan ditargetkan selesai permanen tahun depan.
“Sekarang kita sudah perbaiki oleh Dinas Bina Marga. Jadi caranya adalah harus merubah rutenya atau trase jalur jalannya. Tahun depan insyaallah selesai secara permanen melalui jalur yang baru,” pungkasnya.







