Olahraga

Edge Eternal League, Wadah Mengasah Bakat Atlet E Sport Sumedang

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Kemeriahan terlihat di partai puncak kompetisi Mobile Legend BangBang (MLBB), Edge Eternal League pada Minggu 24 September 2023 di Sixer Store Kelurahan Kotakaler Sumedang.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk melihat perkembangan tim-tim E-Sport yang ada di Kabupaten Sumedang serta dipantau langsung oleh Pengurus Besar E-Sport Indonesia (PBESI) Kabupaten Sumedang.

Wakil Sekretaris PBESI Sumedang, Slamet Riyadi, mengapresiasi pelaksanaan kompetisi E-Sport MLBB ini. Slamet berharap dari kompetisi ini muncul atlet atau bibit atlet E Sport unggulan dari Sumedang serta dapat merubah stigma di masyarakat tentang E-Sport.

“kami menyadari bahwa esport ini masih menjadi stigma negatif di masyarakat, maka dari itu kami terus berkomitmen agar olahraga ini dapat berdampak positif kepada masyarakat khususnya generasi muda milenial untuk berprestasi,” ungkap Slamet.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Edge Eternal League, Arya Suryadinata, bersyukur dengan antusiasme dan sportifitas dari peserta sehingga acara dapat terselenggara dengan sukses.

“saya mewakili panitia cukup bangga karna acara berlangsung dengan apa yang kami harapkan walaupun dengan berbagai kekurangannya kami akan terus berbenah dan melakukan yang terbaik demi perkembangan esports di Kabupaten Sumedang,” kata Arya.

Kompetisi Edge Eternal League dimulai dari babak penyisihan grup dengan sistem kompetisi penuh yang dihelat sejak 18 -22 September 2023. Adapun fase Final diikuti oleh 8 tim dan bertarung menggunakan sistem playoff untuk memperebutkan Juara 1, 2, dan 3.

Adapun tim-tim yang mengikuti kompetisi ini berterimakasih dan merasa senang karena dengan adanya ini iklim E Sport terkhusus MLBB di Sumedang semakin terbangun. Salahsatu tim yang merasakan manfaat dari adanya kompetisi ini adalah Tim Alter Edge.

Manajer tim Alter Edge, Faqihu Fidin, berharap kedepannya event seperti ini juga akan diselenggarakan oleh Pemerintah. Faqih beralasan amat sangat disayangkan apabila bakat-bakat atlet E-Sport di Sumedang tidak ada wadah untuk menyalurkan kedepannya.

“Antusias anak milenial di Sumedang begitu besar, Jadi sangat disayangkan jika tidak ada wadah untuk anak-anak mengembangkan potensi² mereka yg begitu luar biasa. Harapan saya kedepannya, Semoga dengan terselenggaranya event ini pemerintah khususnya di kabupaten Sumedang harus banyak andil untuk ikut serta dalam kegiatan-kegiatan Esports, sebagai wadah dan kiblat bahwa kami mempunyai potensi untuk membawa harum nama Sumedang di bidang Esport,” terang Faqih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800