Pendidikan

Disdik Sumedang Terapkan Metode Berhitung GASING untuk Siswa SD

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengapresiasi Dinas Pendidikan (Disdik) yang telah mengenalkan dan mengembangkan program pandai berhitung dengan metode Gampang, Asik dan Menyenangkan (GASING) untuk Siswa Sekolah Dasar (SD) di Gedung Negara Kabupaten Sumedang Jawa Barat (Jabar), Sabtu (4/2/2023).

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi positif, bahwa Sumedang telah ditunjuk sebagai daerah untuk mengembangkan GASING di Jabar.

Pembelajaran matematika dengan metode GASING adalah bagaimana caranya agar pelajaran matematika ini dapat dipahami oleh peserta didik secara mudah,” katanya.

Baca Juga :  Irwansyah Putra: Hadapi Pilkada Sumedang, Tak Menutup Kemungkinan Adanya Koalisi PPP dan PDI Perjuangan

Olehsebab itu, sambung Bupati, laksanakan, maksimalkan dengan sebaik-baiknya oleh para guru dan siswa yang tengah mengikuti pelatihan program GASING.

“Saya berharap, setelah mengikuti pelatihan metode GASING bisa berdampak secara lebih luas lagi. Apalagi kedepannya, seluruh guru dan siswa di Sumedang bisa mengikuti pelatihan GASING ini,” tukas Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Baca Juga :  Silaturahmi Politik Golkar-PPP, Pasangan Dony-Erwan Bisa Terjadi untuk Pilkada Sumedang 2024

Di kesempatan itu, Kepala Disdik Sumedang, Agus Wahidin mengatakan, metode GASING adalah suatu metode pembelajaran langkah demi langkah yang membuat anak menguasai materi secara gampang, asyik dan menyenangkan.

“Kunci metode GASING ini adalah proses langkah demi langkah, yang disusun sedemikian rupa sehingga penguasaan materi dibangun dari pemahaman materi sebelumnya. Dalam pembelajaran metode GASING ini anak-anak diajak bermain dan bereksplorasi dengan alat peraga sehingga benar-benar terasa dan terbayang konsep yang ingin disampaikan,” kata Agus.

Baca Juga :  PPP dan PKB di Sumedang Bergandeng Tangan, Dony Ahmad Munir Resmi Mendaftar Calon Bupati

Diketahui, metode GASING ditemukan oleh Prof. Yohanes Surya PhD., yang sebelumnya telah melakukan penelitian dalam menemukan suatu pembelajaran sains yang mudah diterima oleh siswa, mudah diajarkan oleh guru serta membuat peserta ajar merasa asyik juga menyenangkan. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button