SosialSumedangUjungjaya

Bendung Cariang Lama Dibiarkan Jebol, 35 Rumah Warga Palasah Terdampak Banjir

Sumedang – Sebanyak 35 rumah warga di Dusun Palasah, Desa Palasari, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, terendam banjir setinggi hingga 50 cm pada Minggu (13/4/2025) malam. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Cipelang setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama tiga jam.

“Banjir mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 21.00 WIB dan surut sekitar tengah malam. Ada 35 rumah di RT 003 dan RT 004 yang terdampak,” kata Kepala Dusun Palasah, Yaya Sudirya, kepada Tahu Ekspres melalui pesan singkat, Senin (14/4/2025).

Yaya menduga, banjir disebabkan karena kondisi Bendung Cariang yang sudah jebol sejak awal tahun 2021 lalu. Sempat beberapa kali diperbaiki oleh warga dan pemerintah namun tidak secara permanen, alhasil kembali rusak hingga kini. Akibatnya, volume air yang mengalir ke Sungai Cipelang menjadi lebih besar.

“Kalau Bendung Cariang itu berfungsi, jalur air bisa terbagi dua. Tapi karena sudah lama jebol, semua air mengalir ke Cipelang, dan di wilayah kami tidak ada tanggul penahan. Jadi kalau hujan deras, pasti meluap,” jelasnya.

Selain merendam pemukiman, banjir juga merendam sekitar 50 hektare sawah milik warga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun warga khawatir banjir akan terus berulang jika tidak ada penanganan serius.

Yaya berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai dan memperbaiki bendung yang rusak agar debit air bisa dikendalikan dan tidak selalu meluap ke permukiman.

“Mohon sungai segera dikeruk, karena sudah dangkal. Panjangnya hampir belasan kilometer. Kalau tidak ditangani, banjir akan terus terjadi setiap musim hujan,” pungkasnya.

Ia juga menyebutkan, sebelum Bendung Cariang jebol awal tahun 2021, wilayahnya tidak pernah kebanjiran karena debit air sungai Cipelang terkendali.

“Sebelumnya tidak pernah banjir sampai ke pemukiman warga, paling sampai sawah. Namun semenjak Bendung Cariang jebol, wilayah pemukiman warga kami jadi sering kebanjiran,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button