Warga Ramai Gunakan Jalur Citengah-Cibugel untuk Berkunjung ke Balong Geulis
Sumedang – Sejumlah warga mulai ramai mengunjungi Wisata Balong Geulis yang terletak di Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang. Hal ini terjadi karena akses menuju lokasi tersebut melalui jalur Citengah-Cibugel telah diperbaiki beberapa minggu yang lalu.
Kini, warga yang berasal dari arah Sumedang Kota dapat menggunakan jalur Citengah-Cisoka untuk mencapai tempat wisata air yang berada di ketinggian 1.174 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.
Seperti halnya warga Cimalaka, mereka berkunjung ke Balong Geulis dengan menggunakan jalur Citengah-Cisoka sebanyak 18 orang menggunakan dua angkot.
“Iya, saya mengantar ibu-ibu yang anaknya suka ngaji bersama warga sekitar untuk berlibur ke Balong Geulis melalui jalur Citengah-Cisoka,” ujar Atep Toyib (40), sopir angkot yang mengantar rombongan tersebut, kepada Tahu Ekspres, Minggu (29/12/2024).
Atep menuturkan, perjalanan menggunakan jalur tersebut kini menjadi lebih cepat jika dibandingkan dengan rute melalui Darmaraja atau Wado.
“Jalannya sekarang sudah bagus. Hanya saja, lebar jalannya kecil, jadi kalau berpapasan antar mobil, harus ada yang mengalah untuk menepi karena jalannya sempit,” kata Atep.
Ia juga menyebut jalur Cisoka memiliki tantangan tersendiri karena terdapat tanjakan yang berkelok. Oleh karena itu, saat perjalanan pulang, ia berencana menggunakan jalur Darmaraja atau Wado.
Sementara itu, pemilik Wisata Balong Geulis, Dadang Romansyah, menyatakan perbaikan jalur Citengah-Cibugel berdampak signifikan pada peningkatan jumlah pengunjung.
“Peningkatan pengunjung sudah terjadi sejak seminggu lalu setelah jalan Cisoka-Cibugel selesai diaspal. Akses yang lebih baik ini mempermudah pengunjung dari Sumedang dan sekitarnya,” ujar Dadang.
Menurut Dadang, peningkatan jumlah pengunjung bahkan mencapai 100 persen dibandingkan hari-hari biasa. “Untuk hari ini saja, ada sekitar 500 orang yang berkunjung ke Balong Geulis,” tambahnya.
Dadang juga menyebutkan bahwa pengunjung tidak hanya berasal dari Sumedang, tetapi juga dari kota-kota besar seperti Bekasi, Tangerang, Jakarta, Bandung, dan Garut.
Untuk harga tiket masuk, pengunjung hanya perlu membayar Rp20.000 per orang, meskipun saat ini merupakan masa liburan akhir tahun, Natal 2024, dan Tahun Baru 2025.






