SiturajaSumedang

Usai “Shaber”, Kapolres dan Pj Bupati Sumedang Sambangi Pasar Tradisional Situraja

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Kapolres Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono bersama Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman menyambangi pasar tradisional guna meninjau harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Pasar Situraja Sumedang Jawa Barat (Jabar), Kamis (18/1/2024).

Sebelum ke pasar tradisional Situraja, Kapolres AKBP Joko Dwi Harsono, Pj Bupati Herman Suryatman berikut rombongan melaksanakan Sholat Subuh Berjamaah (Shaber) yang merupakan program terobosan Kapolres Sumedang dalam rangka Cooling System untuk memberikan rasa aman, damai dan sejuk ditengah suasana tahapan Pemilu 2024.

“Ya kegiatan tadi pagi diawali dengan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Besar Situraja dan dilanjutkan mengunjungi pasar tradisional,” ujar Kapolres Sumedang.

Baca Juga :  Langkah Serius Akselerasi Peningkatan Produksi Pangan Nasional Di Kabupaten Sumedang

Perlu diketahui, sambung Kapolres, kegiatan Shaber itu rutin dilaksanakan setiap hari Senin, Rabu dan Kamis pada tiap minggunya. Untuk jadwal hari Senin dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas. Sedangkan hari Rabu pelaksananya para Kapolsek jajaran. Lalu, setiap hari Kamis pelaksana para PJU (Pejabat Utama) Polres Sumedang.

“Kami berharap dengan kehadiran personil Polri yang berseragam dinas mengikuti sholat subuh berjamaah adalah untuk menjalin silaturahmi, persaudaraan, mendekatkan diri terhadap masyarakat selain menumbuhkan disiplin ibadah kepada Allah SWT. Terlebih, melalui sholat berjamaah juga sebagai bentuk komunikasi dengan warga, penyampaian aspirasi warga dalam situasi dan kondisi Kamtibmas di masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :  Dokkes Polres Sumedang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan bagi Petugas Lipat Surat Suara Pemilu 2024

Selain itu, sambung Kapolres, saat di pasar tradisional Situraja dirinya bersama Pj Bupati Sumedang meninjau ketersediaan kepokmas berikut harga komoditinya.

“Kami juga berdialog langsung dengan masyarakat pedagang maupun pembeli di pasar Situraja dan menyerap aspirasi dari warga setempat.Tentu saja, menghadapi dinamika perdagangan sekarang ini, unsur Forkopimda Sumedang akan terus bersama-sama melakukan kontrol terhadap stakeholder terkait dan mengantisipasi segala bentuk persoalan yang terjadi di tengah masyarakat,” tukas Kapolres.

Diketahui, harga kepokmas di Pasar Tradisional Situraja diantaranya, harga beras medium terendah Rp9000/kg dan tertinggi Rp10.500/kg, Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp10.500/kg.

Baca Juga :  Serukan Pemilu Damai, Forkopimda Sumedang Inisiasi Olahraga Bersama

Harga beras premium terendah Rp10 ribu/kg, tertinggi Rp11 ribu/kg, dan HET Rp11.500/Kg.

Harga kedelai terendah Rp11 ribu/kg, tertinggi Rp12 ribu/kg dan HET Rp11 ribu/kg.

Harga cabai merah terendah Rp40 ribu/kg, tertinggi Rp45 ribu/kg dan HET Rp30 ribu/kg.

Harga cabai rawit terendah Rp25 ribu/kg, tertinggi Rp30 ribu/kg dan HET Rp60 ribu/kg.

“Intinya, untuk harga kepokmas di Pasar Situraja tidak ada kenaikan yang signifikan. Semuanya masih terjangkau. Termasuk ketersediaan kepokmas juga masih aman,” tutup Kapolres. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button