Sumedang – Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat IX, Ujang Bey, S.IP., M.IP., menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di GOR Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (16/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi persatuan bangsa.
Ratusan peserta menghadiri kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga dari berbagai kalangan di wilayah Sumedang. Peserta mengikuti pemaparan materi tentang Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai empat pilar utama kebangsaan.
Dalam sambutannya, Ujang Bey menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat di wilayah Dapil Jabar IX yang meliputi Sumedang, Majalengka, dan Subang.
“Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini merupakan komitmen saya sebagai wakil rakyat Dapil Jabar IX untuk terus mendekatkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat Sumedang, Majalengka, dan Subang. Di tengah dinamika zaman, pemahaman yang kuat terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi benteng utama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Ujang Bey.
Ia juga mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita wujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur dengan mengamalkan 4 Pilar ini dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif. Selain pemaparan materi, panitia membuka sesi diskusi agar peserta dapat menyampaikan pandangan serta pertanyaan terkait implementasi nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing. Panitia juga membagikan materi edukasi untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap identitas nasional.
Di akhir acara, peserta mengikuti doa bersama. Ujang Bey turut menyerahkan kenang-kenangan kepada sejumlah tokoh yang hadir sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI di tengah tantangan zaman. Sosialisasi ini diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya gerakan kecintaan terhadap tanah air secara berkelanjutan, khususnya di tingkat desa.










