Sumedang – Pesawahan yang terletak di Desa Karedok, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang nyaris gagal panen total, Selasa (17/02/2026).
Sawah seluas sekitar 200 Hektare itu tengah mengalami panen paceklik 3 kali berturut-turut. Hal tersebut diduga akibat ribuan tikus yang menyerang pesawahan milik warga.
Badan Pemusyawaratan Desa Karedok, Diat membenarkan kejadian tersebut, bahkan berbagai upaya telah dilakukan untuk bisa mencegah terjadinya gagal panen total.
“Ini merupakan musim ke ketiga dalam setahun terakhir, kami terus berupaya untuk bagaimana menangani permasalahan ini,” ujarnya.
Diat menyebut, hama tikus ini ketika dicek berjumlah ribuan. Sementara siklus tanam yang berbeda tengah menjadi jalan untuk para tikus menyambung aksinya dari musim ke musim.
“Sudah beberapa kali kami melakukan upaya untuk mengamankan padi, bahkan keluhan petani ini sudah saya sampaikan juga berulangkali ke dinas pertanian Sumedang, namun belum ada solusi,” katanya.
Meski sudah diberikan pembasmi hama, penyemprotan obat anti hama, kejadian serupa tetap dialami pada musim ketiga ini.
“Pihak desa juga sudah berupaya, mungkin yang terakhir ini akan dilakukan namun masalahnya dibutuhkan kekompakan antara masyarakat petani itu sendiri,” terangnya.
Upaya terakhir adalah membasmi tikus secara serentak dan menutup lubang – lubang galengan dimana tikus-tikus bersarang. Namun, Diat belum bisa memastikan kegiatan itu dilakukan, pasalnya, petani harus bisa menahan diri untuk tidak dulu menanam.
“Sementara, upaya yang bisa dilakukan oleh pihak desa saat ini adalah menjadwalkan, karena harus kompak, seperti tahuh 90an dulu. syaratnya ya jangan dulu ada yang menanam padi, karena itu akan percuma.” terangnya.
Nyaris sama, pada sejumlah petak sawah garapan yang biasa mendapatkan 7 Kuintal, kini hanya mendapatkan 1,5 Karung saja.**










