Politik

Tokoh Pemuda Ini Dorong Putra Daerah Wajah Baru Maju di Pilkada Sumedang

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Ketua DPC Gerakan Pemuda Pemudi Nusantara (GPN) Kabupaten Sumedang Fernando menyoroti signal Pilkada yang sudah terasa. Hal tersebut dengan ditandai pemberitaan calon-calon yang sudah muncul kepermukaan.

Fernando yang juga merupakan Ketua relawan GPN Prabowo-Gibran Sumedang pada pilpres 2024, merasa generasi z tidak bole apatis dan harus mengambil peran untuk menentukan pemimpin masa depan.

“Sebagai gen z dan kaula muda, maka harus menentukan calon pemimpin dimasa mendatang, demi indonesia emas 2024, demi Kabupaten Sumedang, mari ambil peran,” katanya saat diwawancarai wartawan TahuEkspres, Kamis (4/4/2024).

Fernando juga mengatakan kriteria sosok pemimpin muda Sumedang harus memiliki sikap yang humanis dan merupakan putra daerah Sumedang.

“Kita butuh sosok pemimpin muda, berkarakter, yang dapat merangkul semua kalangan, humanis, masih muda, fresh, di bawah 50 tahun, dan yang paling penting asli (pituin) putra sumedang,” ungkap Fernando.

Fernando pun mengatakan saat ini butuh pemimpin yang merupakan wajah baru di Kabupaten Sumedang, sosok Kang Hery dalam penilaian nya merupakan representatif dari seluruh kriteria yang Sumedang butuhkan.

“Kami selaku warga Sumedang mendukung penuh dengan munculnya nama Kang Hery yang kriteria nya sesuai dengan yg kami inginkan sebagai warga sumedang. Kami generasi pemuda di Sumedang menginginkan calon yang wajah baru fresh,” pungkasnya.

Kang Hery merupakan sosok putra daerah asli (pituin) Sumedang yang berpengalaman dalam mengelola operasional BUMD di Jakarta serta di bidang akademik sebagai dosen di Universitas Trisakti Jakarta.

Melihat latar belakangnya sebagai praktisi dan akademisi , Fernando yakin Kang Hery mampu membawa kemajuan Sumedang ke arah yang lebih baik. Dengan slogan ” Sumedang saatnya di pimpin yang muda untuk Sumedang yg lebih baik”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button