JatinangorPemilu 2024Sumedang

Tahapan Kampanye 9 Hari Lagi, Panwaslu Jatinangor Gencar Lakukan Pengawasan

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Pada masa tahapan Kampanye yang dimulai sejak tanggal 28 November 2023 lalu dan akan berakhir 9 hari lagi, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Jatinangor berikut Pengawas Kelurahan Desa (PKD) intens melakukan pengawasan kampanye di berbagai kegiatan peserta Pemilu.

“Selama tahapan kampanye Pemilu 2024 ini berlangsung, kami terus melakukan pengawasan secara optimal dengan melibatkan semua anggota PKD.

Kami juga memastikan bahwa kegiatan selama kampanye berjalan harus sesuai dengan regulasinya,” ujar Fahriza Luth Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilu kepada wartawan di Sekretariat Panwaslu Kecamatan Jatinangor Sumedang Jawa Barat (Jabar), Kamis (1/2/2024).

Namun demikian, sambung Fahriza, pihaknya juga terus melakukan upaya pencegahan pelanggaran dengan memberikan edukasi kepada peserta Pemilu seperti, tidak boleh ada pelibatan anak kecil sebagai pelaku kampanye dan potensi pelanggaran lainnya.

Baca Juga :  Hujan Disertai Angin Puting Beliung Sapu Puluhan Rumah Warga di Sumedang

Selain itu, sambung Fahriza yang didampingi Ketua Panwaslu Kecamatan Jatinangor Ade Satia Santana, bahwa pelaksanaan pengawasan kampanye yang dilaksanakan di Jatinangor antara lain, metode tatap muka, metode pertemuan terbatas hingga pengawasan penyebaran bahan kampanye.

“Sampai dengan hari ini, kami pastikan untuk temuan dan laporan terkait pelanggaran dalam masa kampanye masih nihil. Jadi, kami belum menerima laporan ataupun menemukan adanya pelanggaran dari peserta Pemilu selama masa kampanye berlangsung,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata Fahriza, ada beberapa bentuk upaya pencegahan maupun saran perbaikan yang disampakan oleh Panwascam kepada peserta Pemilu.

Baca Juga :  Pelaku Penganiayaan Menggunakan Senjata Tajam di Jatinangor Ditangkap Polisi

“Kami juga meminta para peserta Pemilu untuk dapat melaporkan atau memberitahukan kegiatan kampanye secara tertulis. Mengingat, selama ini masih ada peserta yang tidak memberitahukan kegiatan kampanyenya,” terang Fahriza.

“Kemudian, terkait pengawasan kampanye berupa pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), Panwaslu Jatinangor menemukan pelanggaran sebagaimana keputusan KPU nomor 394 tentang Zona Pemasangan APK. Bahkan, kami telah melayangkan saran perbaikan kepada pihak PPK untuk dapat menindaklanjutinya kepada peserta Pemilu 2024,” jelasnya.

Sementara itu, masih kata Fahriza, sejak tanggal 21 Januari 2024 lalu, peserta Pemilu telah diperkenankan untuk melaksanakan tahapan kampanye rapat umum dan pemasangan Iklan di media massa elektronik, cetak maupun media daring berdasarkan SK KPU nomor 15 tahun 2024 tentang Penetapan Jadwal Kampanye Rapat Umum. Bahkan, telah diumumkan juga yang berisi Jadwal Peserta Pemilu dalam melaksanakan kegiatan Kampanye Rapat umum di seluruh Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Sumedang.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Pemda Sumedang Targetkan 90 Persen Partisipasi Pemilih

“Intinya, kami berharap para peserta pemilu dapat mematuhi jadwal tersebut serta aturan terkait waktu kampanye rapat umum dari pukul 09.00 WIB sampai selesai maksimal pukul 18.00 WIB. Juga diharapkan dapat mematuhi semua larangan kampanye sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan KPU nomor 15 tahun 2023 dan regulasi yang lainnya,” tukas Fahriza. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button