Pendidikan

SMK PGRI Tanjungmedar Gelar Karya Proyek Kewirausahaan PKK 2025, Ada Bazar UMKM Sampai Servis Motor Gratis

Sumedang – SMK PGRI Tanjungmedar menggelar Gelar Karya Proyek Kewirausahaan sebagai bagian dari Program Bantuan Pemerintah (PKK) 2025. Kegiatan bertema “Local Product Global Impact” ini menampilkan beragam produk hasil karya siswa, mulai dari kuliner, minuman, hingga jasa, yang dikemas dalam rangkaian bazar dan pentas seni di Kampus SMK PGRI Tanjungmedar, Senin (22/12/2025).

Gelar karya tersebut merupakan puncak dari pelaksanaan program kewirausahaan yang melibatkan siswa dalam kelompok usaha. Program jurusan yang ada di SMK PGRI Tanjungmedar di antaranya Digital Marketing serta Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor (PBSM).

Kepala Sekolah SMK PGRI Tanjungmedar, Ine Sukartini, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda akhir dari program bantuan pemerintah di bidang kewirausahaan yang mengharuskan sekolah menggelar pameran produk siswa.

“Jadi kami sekarang sedang mengadakan acara Gelar Karya yang merupakan program bantuan pemerintah berkaitan dengan Kewirausahaan 2025. Di akhir program pemerintah, kita harus mengadakan pameran produk, produk yang dibuat oleh kelompok-kelompok wirausaha, yaitu siswa di sini,” ujar IneIne saat diwawancarai Tahu Ekspres.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut terdapat tujuh kelompok usaha yang dibentuk oleh siswa dengan fokus yang berbeda-beda. Lima kelompok bergerak di bidang makanan, sementara dua kelompok lainnya di bidang perbengkelan.

“Kami punya tujuh kelompok, lima kelompok makanan dan dua kelompok tentang perbengkelan, yaitu ada servis gratis hari ini untuk yang hadir di acara sekarang,” katanya.

Menurut Ine, kegiatan kewirausahaan ini bertujuan menumbuhkan kemandirian siswa agar memiliki bekal untuk menciptakan usaha sendiri di masa depan.

“Kami ingin menghasilkan para siswa menjadi seorang wirausahawan yang bisa mendorong mereka agar bisa membiayai pendidikannya sendiri secara mandiri. Mungkin ini ikhtiar kita untuk membangkitkan jiwa mandiri para siswa,” ucapnya.

Ia menambahkan, melalui penjualan produk karya siswa, sekolah juga ingin menanamkan nilai-nilai karakter yang dikenal dengan konsep pancawaluya.

“Dengan menjual produk-produk yang dibuat oleh mereka, kami ingin membuat anak itu tahu tentang pancawaluya, yaitu di dalamnya terdiri dari anak yang cageur, bener, bageur, pinter, singer. Hari ini bertepatan juga dengan pembagian rapor, kami mengadakan acara kecil-kecilan berupa pagelaran seni,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ine berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan SMK PGRI Tanjungmedar kepada masyarakat luas sebagai sekolah yang terus berkembang.

“Dan juga, kita ingin memperkenalkan bahwa sekolah ini bisa menjadi sekolah yang bersinar, khususnya di wilayah Kecamatan Tanjungmedar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button