CimanggungSumedangWisata

Sumedang Masuk Dalam Program Pendampingan Desa Wisata Perintis Berbasis Social Enterprise

Desa Cibubuan Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang terpilih masuk kedalam Program Matchingfund Model Pendampingan Desa Wisata Perintis Berbasis Social Enterprise oleh Universitas Pancasila melalui Fakultas Pariwisata dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Melalui kegiatan matchingfund ini, Universitas Pancasila aktif mendampingi warga dan mitra BUMDes Karta Raharja, untuk pengembangan pariwisata dan penguatan BUMDes dalam pengelolaannya.

Tim dari Universitas Pancasila melakukan pendampingan pembuatan master plan desa wisata perintis Cibubuan, pendampingan pembentukan legalitas kelembagaan pariwisata, pendampingan peningkatan kualitas SDM pariwisata dan pendampingan penguatan manajemen bisnis BUMDes.

Kegiatan matchingfund ini diketuai oleh ibu Dr. Sarojini Imran, M.Si dari Fakultas Pariwisata dan anggotanya adalah Riza Firmansyah, M.Si, Dr. Laili Savitri Noor, S.E., M.M dan Ati Hermawati, S.E.,M.M dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Selain itu, keterlibatan mahasiswa pada kegiatan ini sangat kental, seperti kuliah lapangan dalam rangka mendukung program kampus merdeka, seperti kegiatan mahasiswa dalam program Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan Studi Independen.

Desa Cibubuan terpilih kedalam program ini lantaran kondisinya yang lestari dengan kearifan lokal khas Pasundan. Kondisi sosial masyarakat masih kental menerapkan nilai budaya Pasundan dalam keseharian mereka. Didukung juga oleh kondisi alam yang subur dan asri, serta latar Gunung Tampomas yang eksotis dan indah.

Selain itu, di Desa Cibubuan terdapat sumberdaya yang luar biasa melimpah, seperti lahan pesawahan khas pedesaan, pegunungan dengan sistem terasering dan terdapat banyak air panas di tengah-tengah lahan pesawahan.

Sumber air panas disini biasa digunakan masyarakat untuk berendam setelah melakukan aktivitas seperti bertani. Sumber airnya langsung ke mata air Cipanas dan sungai Cibubuan yang berasal langsung dari mata air, serta peninggalan sejarah makam Mayor Ro Abdurahman Natakusuma.

Ketua kegiatan Matchingfund Model Pendampingan Desa Wisata Perintis Berbasis Social Enterprise Desa Cibubuan, Dr. Sarojini Imran, mengatakan, pengembangan pariwisata di desa perintis Cibubuan ini merupakan langkah awal dalam membangkitkan pariwisata di Desa Cibubuan yang berbasiskan masyarakat.

“Kolaborasi antar stakeholder sangat dibutuhkan, kami Universitas Pancasila hadir dalam rangka menjembatani koordinasi tersebut dengan beberapa pihak terkait seperti Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dan pihak-pihak lain tentunya,” kata Dr. Sarojini pada kegiatan Sarasehan Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa di Cibubuan Kecamatan Conggeang, Senin (14/8).

Selain itu, lanjut Dr. Sarojini, antusias masyarakat Cibubuan yang sangat tinggi membuat dirinya optimis kegiatan Matchingfund ini akan bermanfaat bagi masyarakat.

Masih ditempat yang sama, Wakil Rektor 1 Universitas Pancasila Prof. Dr. Sri Widyastuti, S.E., M.Si., M.M., mengatakan, bahwa kegiatan kolaborasi ini diharapkan dapat membuat masyarakat Cibubuan semakin berdaya, dan Universitas Pancasila mempunyai kompetensi dan pengalaman yang sangat baik dalam mendampingi dan mengembangkan beberapa wilayah di Indonesia, sehingga program ini sangat baik dan sangat memungkinkan untuk menjadi kegiatan yang berkelanjutan.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Drs. Adityawarman Darudono, menyebutkan, kegiatan kolaborasi ini sangat membantu Kemendes PDTT dalam rangka mempercepat proses pemberdayaan masyarakat desa dan bukan tidak mungkin investasi ke desa Cibubuan ini akan semakin besar dari beberapa pihak nantinya.

“Kegiatan matchingfund ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan sumberdaya oleh BUMDes, perangkat desa dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas SDM serta memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button