GaneasPeristiwaSumedang

Serpihan ini Menjadi Kunci Terungkapnya Kasus Pria Tewas Tergeletak di Tengah Jalan Ganeas

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sumedang, AKP Maulana Yusuf Bakhtiar, mengaku telah mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi terkait tewasnya Kevin Adji Saputra (25), yang diketahui tergeletak di tengah jalan perlintasan Ganeas – Situraja, tepatnya di Dusun Ciiplik RT 02 RW 03 Desa Ganeas Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (18/11) sekira Jam 02.00 WIB.

Korban sesuai Kartu Keluarga (KK) masih warga Lingkungan Cipada RT 02 RW 03 Kelurahan Kotakulon Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang. Sesaat sebelum kejadian, korban diketahui ngekos di daerah Tegal Kalong Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang, tepatnya dikosan belakang Baso Aci Mang Yaya.

Baca Juga :  Emak-emak Warga Paseh Sumedang Teriakan PKB Agung Tetap Agung

Awalnya tersiar kabar bahwa kasus ini adalah korban pembegalan, karena dilokasi kejadian korban ditemukan tergeletak sendiri tidak ada kendaraan bermotor.

Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh Polres Sumedang, dilihat dari luka yang dialami korban, tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik maupun luka sabetan benta tajam maupun pukulan oleh benda tumpul.

Baca Juga :  BPBD Sumedang: Hindari Kegiatan di Aliran Sungai Saat Musim Hujan

Melihat luka yang dialami korban, menurut AKP Maulana Yusuf, terdapat luka di bagian tangan, kemudian di kaki, badan dan ada di bagian kepala juga.

“Sementara tadi hasil visum tidak ada hasil kekerasan atau ada (luka) benda tajam juga tidak ada,” ungkapnya.

Adapun barang bukti yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata Kasat Reskrim, ada serpihan motor atau pecahan body motor, sedangkan fisik motornya secara utuh tidak ada ditempat kejadian.

Berbekal barang bukti yang ada, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa kasus ini bukanlah korban pembegalan, melainkan patut diduga korban tabrak lari.

Baca Juga :  KPU Sumedang Mulai Distribusikan Logistik Pemilu 2024 ke Surian dan Buahdua

“Jadi sementara kita simpulkan bahwa korban ini bukan korban begal dan kita akan melakukan penyelidikan apakah itu laka tunggal, apakah tabrak lari, akan kita kembangkan,” katanya.

Korban diketahui berangkat dari kosannya yang berada di Tegal Kalong menuju Ganeas dengan cara berjalan kaki untuk mengantarkan popok anak. Sedangkan HP dan sepeda motor yang biasa digunakan korban masih berada di kosannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button