PeristiwaRancakalongSumedang

Sempat Tertimbun Tanah Longsor Selama 30 Menit, Begini Kondisi Ade

Seorang pria paruh baya atasnama Ade Sumarna (60) sempat tertimbun tanah longsor selama 30 menit saat menggali sumur di Dusun Sindangsari RT 03 RW 07 Desa Nagarawangi Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang, Senin (26/6) sekira Jam 09.00 WIB.

Hal tersebut dibenarkan oleh aparat desa setempat, Reza Septian Nugraha, menurutnya, korban yang merupakan warga setempat, saat kejadian sedang menggali sumur dipinggir jalan dekat tebing dengan ketinggian 10 meter. Namun nahasnya, saat penggalian sumur mencapai kedalam 2 meter tiba-tiba tebing yang tidak jauh dari lokasi penggalian sumur terjadi longsor, dan material tanahnya masuk kedalam sumur.

Baca Juga :  Pj Bupati Sumedang Sambangi Warga Terdampak Bencana Longsor

“Bapak Ade menggali sumur sendirian, tanah longsoran yang masuk kedalam sumur menutupi seluruh tubuhnya, bahkan dari atas tanah sampai ke kepala korban saat digali hampir satu meter dalamnya,” kata Reza saat dikonfirmasi Tahu Ekspres melalui seluler, Senin (26/6).

Baca Juga :  Satu Orang Belum Ditemukan Akibat Longsor di Kasomalang Subang, Tim SAR Masih Melakukan Pencarian

Beruntung, kata Reza, saat kejadian ada warga yang menyaksikan, jadi pada saat itu juga oleh warga langsung ditolong dengan cara digali material tanah longsornya. “Namun karena berhati-hati saat menggali, takut kena kepala korban, penggalian memakan waktu hampir 30 menit lamanya,” tutur Reza.

Setelah berhasil digali, lanjut Reza, kemudian korban langsung dibawa ke Puskesmas Rancakalong untuk mendapatkan perawatan. “Saat berhasil digali, korban dalam keadaan sadar dan langsung dibawa ke Puskesmas,” katanya.

Baca Juga :  Petani Tembakau di Sumedang Minta Optimalkan Sapras dari DBHCHT

Tidak lama kemudian, masih kata Reza, korban yang mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Rancakalong, sudah langsung bisa pulang ke rumahnya pada siang itu juga. “Saat ini korban sudah ada di rumahnya, tidak ada luka yang berarti,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button