Sumedang

PLN UP3 Sumedang Siapkan Mitigasi Bencana dan Bahaya Kelistrikan Saat Cuaca Ekstrem

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Kondisi cuaca yang cukup esktrim serta peristiwa alam yang tidak terduga cukup mempengaruhi penyaluran tenaga listrik PLN kepada masyarakat. Terlebih, kekhawatiran terjadi bencana tak pelak menimbulkan keresahan tidak hanya di masyarakat namun juga PLN, yang lebih fokus untuk mengutamakan keselamatan manusia.

Menyikapi hal itu, PLN UP3 Sumedang bersama BPBD Kabupaten Sumedang beberapa waktu yang lalu menginisiasi pertemuan dengan berbagai unsur terkait untuk duduk bersama mencari solusi yang paling efektif agar setidaknya apabila tidak bisa menghindari terjadinya bencana, dampak yang ditimbulkan tidak akan terlalu meluas.

Beberapa pihak yang hadir diantaranya dari TNI, Polri, Perhutani, Lingkungan Hidup juga Pemadam Kebakaran cukup antusias untuk beriringan menggali setiap celah yang mungkin bisa ditempuh untuk mengurangi kerugian yang akan dialami akibat bencana.

Baca Juga :  Bapemperda DPRD Sumedang Usulkan Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak

Kepala BPBD Kabupaten Sumedang Drs. Atang Sutarno, M.Si mengapresiasi langkah PLN UP3 Sumedang dalam menggagas acara tersebut.

“Seluruh multi stakeholder yang hadir sepakat untuk bersama – sama langsung melaksanakan ekskusi yang paling perlu dilaksanakan yaitu penebangan pohon di titik lokasi yang cukup rawan tentunya,” ucap Atang kepada wartawan di Sumedang Jawa Barat (Jabar), Kamis (1/2/2024).

Ia berharap, dengan gerak cepat yang akan di laksanakan bersama nanti dapat mengurangi bahkan mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi.

Di tempat yang sama Eko Hadi Pranoto, Manager PLN UP3 Sumedang menyatakan, pihaknya akan selalu siap mendukung penuh setiap upaya pengamanan penyaluran ketenagalistrikan.

“Kami selalu siap bersinergi bersama seluruh fungsi stakeholder dalam rangka pembangunan serta pengamanan penyaluran ketenagalistrikan,” tutur Eko.

Baca Juga :  LSM GMBI Pertajam Silaturahmi dengan Karaton Sumedang Larang

Ditambahkan Eko, bahwa rencana kegiatan tersebut akan berkelanjutan, sesuai prioritas yang disepakati.

“Prioritas utama saat ini yang akan segera di eksekusi adalah penebangan dan pengamanan pohon di wilayah Cadas Pangeran dan sekitarnya yang sudah melewati jarak aman dengan jaringan listrik,” paparnya.

Tidak berhenti di sini, sambung Eko, pihaknya akan lanjutkan untuk merunut wilayah – wilayah lainnya yang tentunya kita urutkan dari yang mempunyai potensi paling tinggi menimbulkan bahaya kelistrikan terutama bagi masyarakat sekitarnya dengan eksekusi yang lebih efisien.

Ditemui di tempat berbeda, General Manager Distribusi Jawa Barat, Susiana Mutia menyampaikan bahwa PLN akan terus memitigasi setiap potensi bencana yang mungkin terjadi.

Baca Juga :  Program Sabalembur Atasi Setiap Permasalahan Warga di Kecamatan Tanjungkerta Sumedang

“Kami selalu berupaya selangkah ke depan dalam memetakan potensi bahaya maupun bencana yang akan mengganggu keandalan penyaluran tenaga listrik kepada masyarakat. Namun keterlibatan seluruh pihak, juga sikap proaktif masyarakat sangat diperlukan untuk melaporkan setiap kondisi atau kejadian yang dapat menyebabkan menimbulkan bahaya kelistrikan.

Pintu kami pun selalu terbuka untuk kolaborasi dengan seluruh stakeholder terkait. Tentunya dalam rangka mengurangi atau menghindari terjadinya bencana maupun percepatan penanggulangan bencana. Sehingga imbas yang muncul tidak terlalu luas dan memakan waktu cukup lama dirasakan oleh masyarakat.

Oleh sebab itu, masyarakat di imbau untuk mengoptimalkan layanan pada aplikasi PLN Mobile dalam menyampaikan laporan terjadinya bencana dan kemungkinan menyebabkan bahaya kelistrikan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button