Peristiwa

Truk Tronton Tabrak Dahan, Pohon Tumbang Tutup Jalan Nasional Sumedang–Bandung

Sumedang – Sebuah pohon tumbang menutup sebagian ruas jalan nasional Sumedang–Bandung, tepatnya di depan Kodim 0610, Lingkungan Kebonkalapa RT 03 RW 02, Kelurahan Pasanggrahanbaru, Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu (19/2/2025) malam sekitar pukul 21.20 WIB. Insiden ini sempat menghambat arus lalu lintas dan menyebabkan satu unit truk tronton mengalami kerusakan ringan.

Kabid Darlog BPBD Kabupaten Sumedang, Hendar, menjelaskan kejadian pohon tumbang tersebut bermula saat truk tronton melintas dari arah Sumedang menuju Bandung. Menurut keterangan sopir, kendaraan besar tersebut menghindari sepeda motor yang diduga tengah melakukan balap liar.

“Saat menghindar ke sisi kiri jalan, bagian dahan pohon tersenggol badan truk hingga akhirnya pohon tumbang dan menutup sebagian badan jalan,” ujar Hendar saat dikonfirmasi.

Baca Juga :  Hujan Deras Disertai Angin Jadi Penyebab Puluhan Rumah di Sumedang Dibanjiri Lumpur

Akibat peristiwa tersebut, atap kepala truk mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, tumbangnya pohon sempat membuat arus kendaraan tersendat. Petugas memberlakukan sistem buka-tutup satu jalur agar kendaraan tetap bisa melintas sambil proses penanganan berlangsung.

Hendar menyebutkan, tim Pusdalops BPBD Kabupaten Sumedang bergerak cepat begitu menerima laporan. Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus evakuasi.

“Kami lakukan pemotongan batang dan dahan pohon yang menimpa kendaraan, lalu membersihkan material yang menutup badan jalan. Proses penanganan melibatkan BPBD, TNI, Polri, PLN, aparat kelurahan, serta warga sekitar,” katanya.

Proses evakuasi dan pembersihan rampung sekitar pukul 23.50 WIB. Setelah itu, arus lalu lintas di ruas jalan nasional tersebut kembali normal. Meski demikian, Hendar mengingatkan pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama saat hujan lebat atau kondisi cuaca buruk.

Baca Juga :  Pemda Sumedang Pastikan Pemantauan Komprehensif di Kawasan Rawan Longsor Cisoka

“Pengendara diminta berhati-hati karena pohon di sepanjang jalur nasional berpotensi tumbang, apalagi jika angin kencang atau hujan deras,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Sumedang juga merekomendasikan adanya pengecekan rutin terhadap pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang di sepanjang jalur padat kendaraan, khususnya di koridor Sumedang–Bandung. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas akibat faktor lingkungan.

Hendar menambahkan, pihaknya membuka layanan pengaduan kebencanaan selama 24 jam. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan potensi bahaya seperti pohon miring, dahan rapuh, atau kondisi lain yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  BPBD Sumedang Tangani Pohon Beringin Tumbang di Padaasih Conggeang, Personel TRC Diturunkan

“Pelaporan cepat akan membantu kami melakukan tindakan pencegahan sebelum terjadi insiden,” katanya.

Dalam penanganan kejadian ini, unsur yang terlibat antara lain BPBD Kabupaten Sumedang, TNI, Polri, PLN, aparat kelurahan, serta masyarakat setempat. Koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan dan mempercepat normalisasi arus lalu lintas di lokasi kejadian.

Sebagai informasi, BPBD Kabupaten Sumedang terus mengintensifkan patroli kebencanaan, khususnya pada jam-jam rawan dan di jalur nasional yang memiliki tingkat kepadatan kendaraan tinggi. Upaya ini menjadi bagian dari mitigasi risiko bencana non-alam dan kejadian darurat di wilayah Kabupaten Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800